Dompet Kemanusiaan Berharap Semakin Banyak yang Bisa Dibantu
Solo – Penghitungan dana dompet kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) belum final karena banyaknya bantuan dari berbagai pihak dalam jumlah besar yang selalu langsung digunakan untuk menangani pasien.
Hal tersebut seperti disampaikan oleh sekretaris PMI, Sumartono Hadinoto, ketika acara buka bersama yang digelar oleh dompet kemanusiaan di Ndalem Cokrosoekarnan, Laweyan, Senin (30/8). “Kini, dompet kemanusiaan sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan dan 16 bank. Siapa saja yang menjadi nasabah bank tersebut dapat langsung berbagi dari tabungannya,” tambahnya.
Ia mengungkapkan bahwa siapa saja dapat dibantu lewat dompet kemanusiaan tanpa memandang agama, tempat tinggal, maupun suku bangsa. “Namun ada beberapa kriteria juga seperti benar-benar tidak mampu, penyakit yang diderita bukan penyakit menahun seperti misalnya diabetes atau kebutuhan cuci darah seumur hidup dan penyakit tersebut dapat disembuhkan secara medis,” jelasnya. Mengenai penyakit menahun yang tidak dapat diusulkan, pihaknya memberi keterangan bahwa hal tersebut belum dapat dijangkau karena keterbatasan dana dan kebutuhan yang ada. Pasalnya, pasien yang ditangani dompet kemanusiaan akan dipantau dan didanai sampai si penderita sembuh.
Sementara itu, ketua dompet kemanusiaan, Adib Ajiputra, mengatakan bahwa kemajuan yang dialami Salsabila dan Yoana tidak lepas dari ketulusan tim dokter yang menangani. Ia berharap, untuk ke depannya dapat semakin banyak yang dibantu. “Selain untuk kesembuhan, dompet kemanusiaan juga bersedia membantu masyarakat yang membutuhkan sesuatu seperti misalnya kursi roda atau untuk penanganan musibah. Maka dari itu, saya menghimbau untuk seluruh masyarakat agar beramai-ramai ikut berpartisipasi dalam dompet kemanusiaan dan apabila menemukan siapapun yang pantas menerima bantuan dari dompet kemanusiaan, jangan pernah segan untuk menghubungi kami,” ungkapnya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...