Pemkot Solo Perbolehkan Kendaraan Dinas Digunakan Untuk Mudik
Solo – Sekitar dua minggu lagi, masyarakat di sibukkan dengan fenomena arus mudik, dimana orang-orang akan saling berdatangan ke kampung halamannya untuk merayakan hari raya idul fitri. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bagi para pejabat serta pegawai di tubuh pemerintah kota (pemkot) Solo untuk ikut bermudik. Mengingat pemkot juga memiliki kendaraan dinas atau yang sering disebut kendaraan plat merah, maka pemkot pun juga memperbolehkan digunakannya kendaraan dinas sebagai angkutan mudik bagi para pegawainya.
Meski demikian, ternyata arti kata “diperbolehkan” memiliki batasan-batasan tertentu yang harus dilaksanakan oleh para pemakainya selama digunakan untuk mudik. Meski memperbolehkan, namun untuk kepentingan-kepentingan yang bersifat pelayanan harus tetap siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kota Surakarta Budi Suharto bahwa memang diperbolehkan menggunakan kendaraan dinas untuk mudik asal mematuhi batasan-batasannya.
“Boleh-boleh saja dipakai untuk mudik, asal yang paling utama adalah jangan mengorbankan pelayanan. Artinya pelayanan adalah yang terpenting, boleh mereka pergi kemana asalkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan, mau tidak mau kendaraan itu harus dipakai untuk kepentingan pemkot,” ungkap Budi.
Selain itu, menurutnya tidak diperkenankan merembet ke hal lain yang misalnya masih menggunakan anggaran pemerintah untuk digunakan mudik. “Mereka yang menggunakan untuk mudik juga tidak boleh membuat anggaran pemkot semakin membengkak dengan memakai kendaraan dinas, artinya mosok sudah dipinjamkan kendaraan masih meminta uang saku dan sebagainya, ya tidak seperti itu,” imbuhnya dengan nada canda.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Car Free Day kok Sepi?
- Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Asal pelayanan, dan bekerja secara profesional sih gpp. Tapi jika kerja malas, jam kerja suka mencuri, huuh percuma.