• Rabu, 23 Mei 2012
Batik Solo Trans

Beberapa Halte Tidak Beratap Joglo

Aryo Yusri Atmaja - Timlo.net
Rabu, 25 Agustus 2010 | 13:18 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Aryo
Salah satu halte BST ketika sedang dibangun beberapa waktu yang lalu.

SoloDengan waktu yang tidak lama lagi, masyarakat kota Solo akan memiliki moda transportasi baru yaitu Batik Solo Trans atau BST. Rencana peluncuran pun juga akan dilakukan oleh pemrintah kota Solo dalam waktu dekat ini. Shelter atau halte khusus untuk menaikan dan menurunkan penumpang BST telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Meski demikian, akan ada sedikit perbedaan yang terlihat pada beberapa halte BST dari sekian jumlah halte secara keseluruhan. Yaitu adanya beberapa bangunan halte BST yang memiliki atap tidak berjoglo.

Bentuk bangunan berjoglo sendiri dipilih oleh pemkot Solo dalam menyempurnakan kehadiran BST adalah mewakili identitas kota Solo sebagai simbol budaya Jawa yang identik dengan bangunan Joglo. Akan tetapi meningat banyaknya evaluasi yang dilakukan Dishub dalam mengkaji transportasi BST, menetapkan bahwa tidak seluruhnya bangunan halte BST beratap Joglo.

Permasalahn utama yang membut beberapa halte BST tidak berjoglo adalah karena faktorkabel dan tiang listrik. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dishub kota Solo Yosca Herman Soedrajat bahwa hal tersebut untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan karena kabel listrik dari PLN.

“Sedikitnya ada 4 titik halte BST yang atapnya tidak berjoglo, karena memang untuk menghindari terjadinya persinggungan dengan kabel listrik PLN,” ujarnya. Selain terjadinya persinggungan antara atap halte BST dengan kabel listrik, akan memerlukan anggaran yang tidak sedikit jika PLN harus mengalah karena kabel listriknya ditanam di dalam tanah.

         

Berita Terkait

Komentar

  1. bayuputra

    Selamat siang …
    wah kalau tidak beratap gimana kalau waktu hujan menunggu angkutan umumnya yah … pasti kebasahan semua … karena haltenya nggak ada atapnya heee …

  2. bayuputra

    Kalau dikampung saya masih belum ada halenya .. maklum masih dikecamatan …

  3. bayuputra

    Selamat siang …
    wah kalau tidak beratap gimana kalau waktu hujan menunggu angkutan umumnya yah … pasti kebasahan semua … karena haltenya nggak ada atapnya heee …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm