0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

H+3, Penumpang KA Sragen Masih Normal

- Timlo.net
Dok.Timlo.net/ Agung Wibowo

Dok.Timlo.net/ Agung Wibowo

Beberapa penumpang menaiki KA Brantas tujuan Jakarta di Stasiun Sragen, Rabu (22/8) sore.

Sragen – Memasuki H+3 Lebaran, jumlah penumpang kereta api (KA) di Stasiun Sragen tidak mengalami jumlah yang signifikan. Baik untuk pemberangkatan tujuan Jakarta, Bandung dan Surabaya. Hal tersebut dikarenakan jumlah penumpang disesuaikan dengan jumlah tempat duduk yang tersedia.

Kendati demikian menjelang lebaran ini tetap ada ekstra atau tambahan gerbang KA yang jumlahnya ditentukan oleh daerah operasi (Daop) 6 Yoyakarta. Kereta tambahan seperti Argolawu, Lodaya dan Sancaka ini diberangkatkan dari stasiun Solo Balapan dan Stasiun Tugu Yogyakarta.

“Penambahan ekstra untuk Lebaran tetap ada, tetapi karena Stasiun Sragen ini termasuk dalam Daop 6 Jogja, maka untuk Sragen tidak ada tambahan, karena kereta tidak berhenti di sini. Tetapi untuk kereta tambahan yang diberangkatkan dari Solo Balapan seperti Argolawu, Lodaya dan keberangkatan Jogja seperti Sancaka mengalami penambahan,” kata Kepala Stasiun Sragen, Radne Anyarso Tulad, ketika ditemui Timlo.net, Rabu (22/8) sore.

Menurut Ratne, untuk kereta jarak jauh yang berhenti di Stasiun Sragen hanya beberapa seperti KA Pasundan dari Bandung tujuan Surabaya, yang berhenti pada sore hari. Jadi untuk penumpang yang akan berangkat ke Surabaya bisa ikut KA Pasundan tersebut baik untuk kelas bisnis atau ekonomi. Lainnya yang berhenti di Sragen adalah adalah KA regular seperti Jayabaru, Brantas dan Kahuripan.

Sementara untuk pemesanan tiket dilakukan secara online dan dapat dibeli di setiap stasiun. Khusus untuk KA kelas ekonomi menurut Radne tidak ada kenaikan. Namun untuk kelas bisnis dan eksekutif mengacu pada tarif batas atas dan tarif batas bawah. “Untuk kelas ekonomi tidak ada kenaikan, tetapi untuk kelas eksekutif seperti Argolawu tertinggi adalah Rp 620.000 untuk tujuan Solo – Jakarta. Kalau jumlah penumpang dibanding tahun lalu malah bisa dikatakan turun. Karena sistem 100%, disesuaikan jumlah tempat duduk, tidak ada penumpang yang berdiri,” terangnya.

Ratne juga menjelaskan, jumlah tempat duduk untuk kelas ekonomi ada 106, kelas bisnis 64 tempat duduk dan eksekutif 50 tempat duduk setiap gerbangnya.

Dari pantauan timlo.net pada Rabu sore di Stasiun Sragen, hanya tsekitar puluhan penumpang yang berangkat menuju Jakarta pada H+3 ini. Sutanto (40) warga Sragen yang hendak berangkat ke Jakarta mengatakan dirinya lebih memilih KA ekonomi karena di samping murah juga tidak berdesak-desakan. Sutanto yang berangkat bersama anak dan istrinya tersebut naik KA Brantas jurusan Kediri – Tanah Abang pada pukul 16.35 WIB, dari jadual yang direncanakan yaitu pukul 16.15 WIB.



Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS