Upacara Bendera Para Pedagang Pasar Gede
Solo – Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan tahun ini tampak unik dan berbeda dari biasanya, peringatan upacara 17 Agustus kali ini di adakan di areal Pasar Gede Surakarta. Upacara yang diikuti oleh segenap penjual dan pengurus pasar, serta para pembeli yang turut hadir ini sungguh sangat menarik, betapa tidak merakyat jika para peserta upacara kali ini merupakan kaum pedagang setempat.
Kegiatan upacara pagi hari diawali dengan persiapan di tengah kerumunan kesibukan pasar kemudian dilakukan pengibaran bendera Merah Putih, tak tanggung – tanggung pengibaran bendera kali ini dilakukan dengan mengibarkan 5 bendera sekaligus di tengah kerumunan orang di Pasar Gede Surakarta, selanjutnya dilakukan pembacaan Pancasila, pembacaan Proklamasi dan sambutan dari Pembina upacara.
Peserta upacara kali ini tidak memakai seragam upacara resmi seperti aparat pemerintah atau pelajar pelajar sekolah biasanya. Pakaian yang dikenakan dalam upacara ini apaadanya, yaitu seragam kerja para pedagang pasar sehari hari, lengkap dengan aksesoris bendera plastik yang dibagikan oleh Repubilk Aeng Aeng selaku penggagas.
Ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan, bendera Sang Saka Merah Putih dikibarkan. Puluhan pedagang menghentikan aktifitas mereka berdiri memberi penghormatan kepada bendera merah putih. Mereka semua turut menyanyikan lagu kebangsaan negeri ini. Begitu khidmat melaksanakan upacara ini.
Mayor Haristanto menjelaskan bahwa “Kegiatan ini merupakan bentuk perayaan dan kebanggaan menjadi bagian dari kesatuan republik Indonesia dan merupakan sebuah aksi berbeda dari masyarakat untuk merayakan kemerdekaan Indonesia, jangan lihat dari bentuknya namun semangatnya”, ujarnya kepada Timlo.net seusai upacara berlangsung.
Usai pelaksanaan upacara para pedagang kemudian kembali ke aktitassnya masing masing yaitu berdagang .
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Car Free Day kok Sepi?
- Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Kreatip nih para pedagangnya, masih bisa merayakan Kemerdekaan di tengah kesibukan berdagang