• Rabu, 23 Mei 2012
Belum Ada Formulasi Keputusan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Pengelola GWO

Rencana Ajak Siswa Nonton Wayang Orang Macet

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Jumat, 13 Agustus 2010 | 20:23 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Bram
Kelik Isnawan ditemui timlo.net. (12/8)

Solo – Rencana melibatkan anak-anak sekolah untuk menyaksikkan wayang orang, sampai saat ini masih belum bergulir. Menurut Kelik Isnawan selaku Ka.Bid Pemuda, rencana tersebut sudah dibicarakan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan pengelola Gedung Wayang Orang, namun sejauh ini rencana tersebut dibatalkan.

“Kendalanya adalah para siswa harus menonton wayang orang di malam hari dan itu mempunyai resiko cukup tinggi. Acara wayang orang ini kan mulainya malam hari, yang kami takutkan banyak anak-anak yang pulang terlalu malam atau justru memanfaatkan situasi ini untuk bepergian di malam hari”, terangnya kepada Timlo.net.

Ia menambahkan, pihaknya sudah menjalani koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Pengelola Gedung Wayang Orang untuk mencari jalan keluar. “Sempat kami keluarkan masukan untuk menggelar wayang orang di siang hari, namun hal tersebut dihitung nanggap dan kami tidak ada biaya untuk itu”, paparnya lagi.

Jadi saat ini masih mengambang, kami belum menemukan formulasi yang tepat, tambahnya. Walaupun belum ada keputusan, Kelik mengaku sempat menjadwalkan sekolah-sekolah mana saja yang akan menyaksikan wayang orang. “Sudah saya buat jadwalnya sebenarnya, dan beberapa sekolah juga cukup antusias, namun mengingat masih belum ada formulasi yang tepat rencana ini jadi mengambang”, terangnya.

Selain itu ia juga mengatakan tupoksi kebudayaan sekarang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sudah bukan di Dikpora, jadi bisa dikatakan rencana ini macet.

         

Berita Terkait

Komentar

  1. gunarto

    siang hari tidak ada biaya? aneh sekali, jika memang tidak bisa malam hari ya siang dong, biayanya usahakan dong, bagaimana mau memperkenalkan budaya jika pemerintah tidak mendukung???

  2. karestu

    baiknya bukan menjadwal siswa nonton….tetapi andil dalam pertunjukan…..tampilkan potensi budaya yang ada disekolah untuk tampil sebelum pertunjukan wayang…..waktu saya nonton bersama anak , pernah sekali ada tari anak-anak sebelum pertunjukan wayang untuk mengisi waktu tunggu sebelum pertunjukan dimulai….

  3. PUTU

    huih. . pengen banget liat. . .pengen banget!!! pasti keren. .

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125