Rencana Distribusi Tertutup Terkendala Dengan Jumlah EDC
Solo – Rencana penerapan distribusi tertutup bagi peredaran elpiji 3 kiloan di Kota Solo ternyata akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Solo ditunjuk pemerintah pusat sebagai pilot project distribusi tertutup elpiji tiga kilo di Jateng bersama Purbalingga. Hiswana Migas kota Solo siap melakukan pemetaan dan penataan ulang terhadap pangkalan resmi elpiji.
Namun nampaknya rencana penerapan distribusi tertutup tersebut akan menimbulkan sebuah masalah yang baru. Hal tersebut dikarenakan, dari jumlah 1.035 pangkalan yang ada di Solo saat ini nantinya hanya akan berjumlag 600 saja. Sebab Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hanya memasok 600 unit electric data capture (EDC) atau mesin pembaca kartu yang rencananya akan dipasang di 600 sub penyalur. EDC tersebut merupakan perekam transaksi resmi dalam pembeliaan elpiji 3 kg.
Bendahara Hiswana Migas Solo, Budi Prasetyo mengatakan, kami akan melakukan survey dan menanyakan jumlah penduduk kepada kecamatan-kecamatan dan kelurahan. “Kami melakukan hal tersebut, agar nantinya 600 pangkalan tersebut tepat sasaran“ kata Budi.
Budi menambahkan, dengan adanya pembatasan 600 tersebut, maka pihaknya memiliki rencana untuk menyatukan pangkalan-pangkalan. “ Nantinya akan dimerger” ungkap Budi.
Sementara itu, Pangkalan dan Pengecer epliji 3 kg, yang sempat ditemui oleh Timlo.net menyatakan, mereka belum mandapatkan sosialisasi terkait rencana tersebut.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...