• Rabu, 23 Mei 2012
Pengukuhan guru besar UTP

Dampak Pupuk Non Organik

Cornelia Niar Riani - Timlo.net
Minggu, 1 Agustus 2010 | 20:42 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/niar
sidang terbuka pengukuhan guru besar UTP. (31/7)

Solo – Praktek budidaya pertanian sekarang ini cenderung mengarah pada eksploitasi tanah, seperti pemakaian bahan kimia dalam bentuk pupuk sintetik maupun pestisida yang melebihi batas penggunaan sewajarnya. Dampaknya, keracunan dan kematian dapat terjadi namun hal tersebut sering tidak disadari masyarakat.

Ha tersebut seperti yang dibahas dalam kajian ilmiah bertema “Kesehatan Tanah untuk Kesehatan Manusia” oleh Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, M.Sc dalam rangka pengukuhannya sebagai guru besar ilmu tanah, Sabtu (31/7) di Hotel Sunan.

ia mengungkapnkan, selama ini masyarakat banyak yang tidak menyadari ancaman penggunaan pupuk non organik dan pestisida berlebihan pada budidaya pertanian. Pihaknya menjelaskan bahwa ada 3 jenis pupuk yang selama ini biasa digunakan yakni nitrogen, urea dan kalium. Pupuk nitrogen, apabila digunakan berlebihan dan sisanya tertinggal di dalam tanah akan berubah menjadi nitrat. Nitrat jika tertelan oleh manusia akan sangat berbahaya.

Ancaman yang sering terjadi pada penggunaan pestisida adalah keracunan jika terkena secara langsung. Yang lebih berbahaya, penggunaan pestisida yang tertinggal di dalam tanah bisa menyebabkan kanker pada manusia yang mengkonsumsi tanaman yang ditanam di tanah tersebut.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan al-azhar

iklan mettafm