0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Konflik Pedagang Pasar Ampel

Kuasa Hukum Pedagang Diusir

Pedagang Pasar Ampel datangi gedung DPRD Boyolali (Dok.Timlo.net/ Byll)

Boyolali — Dialog terkait polemik pembangunan kios di lokasi areal parkir Pasar Ampel diwarnai pengusiran kuasa hukum pedagang oleh Ketua DPRD Boyolali Slamet Paryanto, dalam pertemuan di ruang lobi DPRD, Sabtu (30/6).

“Saya jelas kecewa dengan sikap ketua dewan, mestinya dia melihat dulu surat kuasa dari pedagang dan tidak langsung serta merta mengusir saya, ini kan arogan dan saya justru menyanksikan hasil dari pertemuan tersebut,” ungkap Agung Wibowo, Kuasa Hukum pedagang Pasar Ampel saat ditemui di luar sidang.

Agung mengaku akan mengirimkan somasi kepada Ketua Dewan perihal pengusiranya tersebut. Alasan Ketua Dewan melakukan pengusiran, karena tidak ingin ada pihak ketiga dalam dialog tersebut dinilai tidak masuk akal. ”Jelas tidak masuk akal, surat kuasa ini melekat dalam status saya sebagai kuasa hukum jadi mestinya diijinkan dong. Aneh kan kalau saya dianggap pihak ketiga,” tandasnya.

Semenatara dalam dialog tersebut pedagang mengaku tidak puas dengan keputusan yang diambil. Keinginan pedagang agar pembangunan dihentikan sementara waktu, tapi ditolak oleh DPRD. ”Ini malah membuat kita jadi makin panas saja, kita menolak dilakukan sosialisasi sementara pembangunan terus berjalan, kan aneh masak sosialisasi dilakukan setelah pembangunan dilakukan,” ungkap Munawar, salah satu pedagang.

Hal yang berbeda diungkapkan Ketua DPRD Boyolali, Slamet Paryanto, pihaknya tidak bisa menghentikan pembangunan kios karena pembangunan tersebut sudah sesuai dengan aturan dan Perda yang ada. ”Ini sudah kita anggap final, karena ada Perda dan Perbup yang mengaturnya, kalau kita lihat ini hanya miskomunikasi saja, kita akan minta dinas terkait untuk segera melakukan sosialisasi ke pedagang,” ungkap Slamet Paryanto.

Sementara pembangunan empat kios di lahan bekas parkiran saat ini masih berjalan. Bahkan pembangunan kios yang sudah dibayar pedagang ini sudah mencapai 80%.  (byl)

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge