0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Demi SBC, Rela Thenguk-Thenguk Tiga Jam

Para pedagang dan warga menunggu karnaval SBC 5 di kawasan Gladak, Sabtu (30/6) malam. (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo — Antusiasme masyarakat menyaksikan Solo Batik Carnival (SBC) 5 begitu tinggi. Di kawasan bundaran Gladak, sejak pukul 18.00 WIB,  masyarakat sudah mulai berdatangan di sekitar patung Slamet Riyadi.

Meskipun sampai dengan pukul 20.00 WIB, pawai SBC juga belum sampai di Bundaran Gladak, masyarakat sepertinya enggan meninggalkan lokasi di kawasan Gladak. Sejumlah warga duduk di tepi-tepi jalan. Sebagaian diantaranya memarkirkan sepeda motornya seraya duduk diatasnya,  di dekat Bundaran Gladak. Sebagaian berdiri ditepi -tepi jalan meskipun lalu lintas di Jl Slamet Riyadi masih terus bergerak.

Salah seorang penonton, Kerto, mengaku sudah datang di bundaran Gladak sejak pukul 18.00 WIB. Dirinya mengaku tak ingin kehilangan tempat untuk dapat menyaksikan SBC. “Rumah saya Gemblegan. Saya berangkat dari rumah jam 5 sore. Setiap tahun selalu menyempatkan diri untuk melihat SBC. Kalau gak barangkat awal nanti takut tidak dapat tempat,” terang ibu setengah baya ini.

Sampai pukul 20.30 WIB, meskipun pawai SBC belum juga menunjukkan tanda-tanda sampai di Bundaran Gladak, jumlah masyarakat yang memadati Gladak, bukannya tambah surut, namun justru semakin bertambah banyak. Tepi jalan di jalan Sudirman yang menuju arah Balaikota pun juga dipenuhi penonton di sisi jalannya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge