0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Parkiran Jazz Balai Soedjatmoko

Potong Bebek Angsa Sambil Ngejazz

Michielle Kuhnle ft Streamline saat membawakan lagu Potong Bebek Angsa (Nick Mamahit) di Parkiran Jazz Balai Soedjatmoko, Kamis (28/6) malam. (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Bubi Chen dan Nick Mamahit adalah 2 tokoh kenamaan asal Indonesia yang mendedikasikan perjalanan hidupnya di dunia music jazz. Dari kedua tokoh jazz legenda tersebut muncullah ide untuk mengangkat kejayaan nama jazz kembali.

Bertempat di Parkiran Jazz Balai Soedjatmoko digelar acara Music Jazz Tribute to Bubi Chen & Nick Mamahit. Dalam acara tersebut menampilkan 8 penyaji musik jazz yang kesemuanya membawakan lagu serta aransemen musik kedua tokoh legenda tersebut.

Seperti Wika Quartet ft Tunggul dengan lagu Fly Me to The Moon (Bubi Chen), Artika ft Cipta & Friend membawakan lagu Antonio Song (Bubi Chen), Michelle Kuhnle ft Streamline membawakan lagu What A Wonderfull World (Bubi Chen) dan sederet penyanyi yang menyanyikan musik jazz di acara tersebut.

Menurut penjelasan salah satu anggota dari Solo Jazz Society Adit Ong, acara tersebut diselenggarakan untuk mengenal kedua tokoh jazz legendaris tersebut. Dalam acara tersebut lagu-lagu jazz standar diaransemen seperti permainan jazz Buby Chen sedangkan ada lagu anak yang dinyanyikan oleh Michelle Kuhnle ft Streamline yang membawakan lagu Potong Bebek Angsa diaransemen menjadi musik Nick Mamahit.

“Dalam acara ini kami membawakan musik-musik seperti yang dibawakan Buby Chen dan Nick mamahit,” ujarnya di sela-sela pementasan music jazz di Balai Soedjatmoko, Kamis (28/6) malam.

Menurutnya, kedua tokoh tersebut merupakan sosok yang bisa menginspirasi baik dirinya maupun komunitasnya (Solo Jazz Society) yang mampu mendapatkan penghargaan di tingkat international. “Kita harusnya bangga memiliki kedua tokoh musik jazz ini dan mereka adalah inspirasi kami,” ungkapnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge