• Rabu, 23 Mei 2012
TK Kusuma Wardani

Beberapa TK Terancam Tutup

Cornelia Niar Riani - Timlo.net
Selasa, 20 Juli 2010 | 20:27 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/niar
TK Kusuma Wardani. (19/7)

Solo – Sejumlah Taman Kanak-kanak (TK) swasta di Solo terancam tutup karena minimnya pendaftar pada setiap tahun ajaran baru.  

Salah satunya yang terjadi di TK Kusuma Wardani. Pada tahun ajaran 2010/2011 ini, tak ada satupun yang mendaftar di sekolah terebut. “Sampai jadwal penutupan pendaftaran, tak ada satupun siswa yang mendaftarkan diri ke sekolah ini,” kata Siti Aminah, kepala TK Kusuma Wardani. Menurutnya, jumlah pendaftar sudah menurun sejak tahun ajaran 2009/2010 yang lalu, di mana jumlah siswa yang ada tinggal lima orang. Dari jumlah tersebut pun, yang aktif hanya 2 orang. Salah seorang di antaranya adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). “Pada tahun ini, sebenarnya ABK tersebut belum lulus, namun sampai saat ini, siswa tersebut tidak melakukan daftar ulang,” jelasnya.

Karena keadaan ini, Siti melaporkannya ke UPTD Dinas Pendidikan Banjarsari. Dari hasil laporan tersebut, UPTD Dinas Pendidikan Banjarsari mengambil langkah untuk menambah waktu pendaftaran hingga akhir Agustus mendatang. Jika sampai batas akhir tersebut belum juga ada siswa yang mendaftarkan diri, maka TK Kusuma Wardani akan ditutup. Di samping itu, Siti juga melaporkannya kepada pihak Yayasan Teladan, sebagai induk dari TK tersebut, namun laporannya tidak ditanggapi secara serius.

Menurut Siti, kini wali murid lebih tertarik mendaftarkan anaknya ke PAUD daripada ke TK karena biayanya yang lebih murah. Selain itu, untuk masuk SD sudah tidak diperlukan lagi surat keterangan lulus dari TK. “Minimnya pendaftar di TK juga terjadi di beberapa TK swasta lainnya,” terang Siti.

Mengenai hal tersebut, Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini, Hasto Daryanto, mengatakan bahwa pihaknya sudah mewacanakan beberapa hal untuk penggunaan lahan sekolah tersebut apabila akhirnya tetap tak ada satupun pendaftar di sekolah tersebut. “Tanah tersebut memang milik pemerintah kemudian disewa oleh Yayasan Teladan untuk mendirikan sebuah TK. Kepala TK Kusuma Wardani juga merupakan pejabat negeri,” jelas Hasto. Pihaknya juga menjelaskan bahwa selama ini baru ada satu TK yang melaporkan tentang ketiadaan pendaftar yaitu TK Kusuma Wardani karena memang ada beberapa TK lain yang juga mengalami kondisi yang sama. Sebagai salah satu tindak lanjut dari masalah ini, Hasto akan memutasikan Kepala TK Kusuma Wardani ke sekolah lain.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan al-azhar

iklan mettafm