0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lulusan SD Plus Diarahkan Masuk SMP Plus

SDN Dukuhan Kerten No.58 Surakarta sudah 3 tahun jadi SD Plus (dok.timlo.net/niza novita)

Solo  —  SDN Dukuhan Kerten No 58 Solo sudah menjadi SD Plus menginjak tahun ketiga. Tak ayal pada pendaftaran SD Plus yang dimulai tanggal 27 Juni hingga 29 Juni 2012 banyak para orangtua yang mendaftarkan anaknya ke SD ini.

Wardoyo Hendranto, Wakil Kepala SDN Dukuhan Kerten No.58 Surakarta mengungkapkan jika sudah 3 tahun berlangsung menjadi SD Plus. “Tahun ini kuota 64 siswa yang terbagi dalam 2 Rombel (rombongan belajar). Sampai hari ini yang sudah mendaftar ada 67 anak, seleksinya dilihat dari dalam kota, jarak rumah ke sekolah, umur, kecepatan mendaftar juga,” jelasnya, Kamis (28/6).

Berbagai syarat pendaftaran siswa baru SD Plus di antaranya Kart Keluarga (KK), Akte Kelahiran, ijasah TK harus dipersiapkan orangtua siswa. “Di sni ada yang sudah mencantumkan Surat Keterangan Tidak Mampu, tapi ada yang belum dan ada yang menyusul. Semuanya memang harus menyerahkan Surat Keterangan Tidak Mampu. Ya ini inisiatif dari sekolah saja, Dinas tak memberikan persyaratan itu. Surat ini akan kami pergunakan jika ada yang butuh beasiswa itu,” paparnya ramah.

Menurutnya,  pendaftar siswa SD Plus ini berasal dari dalam kota. “Memang kehendak Pak Wali (Walikota Joko Widodo) diutamakan yang dalam kota. Andaikata kurang kan luar kota bisa masuk juga,” ujarnya.

Jika siswa tersebut telah menjadi siswa plus, pihak sekolah pun tetap harus lakukan seleksi cermat. “Rencananya akan ada home visit setelah pengumuman. Kalau memang tak memenuhi syarat aturan, seperti ternyata ada yang mampu ya dicoret dari kuota siswa plus itu. Anak itu tak akan dikeluarkan, ya masih bisa sekolah di sini tapi tak dapat fasilitas dari siswa plus itu,” tandasnya. Lulusan SDN Dukuhan Kerten No. 58 Solo sudah diarahkan ke SMPN 12 Solo, salah satu SMP Plus.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge