0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dewan: Gakin Harus Manfaatkan Kesempatan Ini

SMP Plus Layanan Pendidikan Gratis di Solo

Tatacara pendaftaran siswa baru di SMP Plus, SMPN 25 Solo (dok.timlo.net/niza novita)

Solo —  Masyarakat Kota Solo, khususnya keluarga miskin (Gakin) diharapkan memanfaatkan hadirnya SMP Plus yang mulai diberlakuakn Tahun Pelajaran Baru 2012/2013 dengan sebaik-baiknya sesuai domisili yang ditetapkan. Hal ini karena siswa yang layak ditampung di SMP Plus telah ditetapkan sesuai domisilinya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Hanindita Wisnu Broto menjelaskan, SMP Plus disediakan bagi siswa miskin yang memiliki kartu BPMKS (Bantauan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta) Gold ataupun PKMS Platinum. Pengaturannya pun juga sudah ditetapkan. Misalnya siswa di Kelurahan Laweyan maka jatahnya sudah ditetapkan di SMP Plus yang lokasinya berdekatan dengan domisili siswa tersebut. “Hal ini supaya akses ke sekolah siswa tidak terlalu jauh,” jelas Hanindita kepada Timlo.net, Kamis (28/6) di Gedung Dewan.

Dengan demikian, tambah Hanindita, siswa yang bersangkutan tidak bisa memilih sekolah selain yang telah ditetapkan. “Di masyarakat masih terjadi siswa memilih sekolah yang jauh dari domisilinya. Akhirnya dari panitia ditolak karena jatahnya bukan di sekolah tersebut,” tambah Hanindita.

Pendaftaran SMP Plus sendiri berlansung sampai dengan 29 Juni. Setelah penutupan pendaftaran baru nanti akan dilihat kuota masing-masing SMP Plus itu seperti apa. Jika ada yang lebih dari kuota akan dilakukan penggeseran ke SMP Plus yang kuotanya masih kurang.

Legislator Partai Demokrat ini menambahkan,  SMP Plus yang dihadirkan di Kota Solo merupakan bentuk tanggungjawab Pemkot untuk memberikan layanan pendidikan gratis melalui penganggaran APBD. SMP Plus tersebut sejumlah 10 sekolah antara lain SMPN 11, SMPN 12, SMPN 17, SMPN 18, SMPN 20, SMPN 21, SMPN 22, SMPN 24, SMPN 25 dan SMPN 26.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge