0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Patembayan Wulen Pari Dikukuhkan

Bupati Klaten Panen Raya Padi Rojolele

Bupati Klaten Sunarno melakukan panen raya padi Rojolele di sawah kawasan Delanggu (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten —  Bupati Klaten Sunarno secara simbolis mengawali panen raya padi Rojolele di Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Kamis (28/6). Padi varietas Rojolele ini ditanam di lahan seluas 5 hektare oleh perkumpulan petani di wilayah Delanggu yang tergabung dalam Patembayan Wulen Pari. Dari luasan itu ditarget mampu menghasilkan 8 ton per hektare.

Menurut  Bupati Sunarno, keberadaan Patembayan Wulen Pari ini diharapkan akan mampu menaikkan kualitas hasil padi di Klaten. “Dengan semangat ini saya harap petani bangkit untuk bersama-sama menuntaskan permasalahan yang ada di lingkup pertanian. Misalnya mengantisipasi hama pengganggu tanaman,” ujar Bupati.

Koordinator Patembayan Wulen Pari, Harjono mengatakan, perkumpulan ini terdiri dari beberapa organisasi, diantaranya Pusat Layanan Agribisnis (PLA) Pusur Lestari dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Lestari Makmur Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu.

“Patembayan Wulen Pari merupakan sebuah bentuk kerja sama sebagai media untuk menampung inspirasi dan aspirasi masyarakat agar petani mendapatkan pencerahan dalam menjalankan kaidah alam dan budaya lokal,” ujar Harjono.

Harjono mengatakan, perkumpulan ini sekaligus menjadi media komunikasi untuk merencanakan masa tanam, memilih jenis komoditas tanaman yang tepat dan mengatur tenaga kerja.

Sementara itu, dalam acara panen raya dan pengukuhan tersebut sekaligus digelar kenduri tani Pambuko Mongso sebagai tanda diawalinya masa panen padi varietas Rojolele yang menjadi program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

Kenduri tani Pambuko Mongso merupakan tradisi dalam kebiasaan masyarakat Jawa, khususnya petani, setiap mengawali musim tanam pada awal tahun penanggalan Jawa. Upacara ini sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena diberi kelimpahan panen



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge