0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahasiswa UNS Bersihkan Naskah Lontar di Mangkunegaran

Mahasiswa UNS tengah membersihkan naskah lontar di perpustakaan Mangkunegaran (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sejumlah mahasiswa Fakultas Sastra, Jurusan Sastra Daerah UNS, melakukan kegiatan bersih-bersih naskah lontar di perpustakaan Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran, Rabu (26/6). Naskah lontar merupakan naskah kuno yang penulisannya berada di atas kertas dari bahan pohon lontar.

Perlu kejelian dan kemampuan khusus untuk membersihkannya, dikarenakan naskah yang telah berusia ratusan tahun tersebut rawan sekali rusak. Bahan yang digunakan untuk melakukan pembersihan tersebut di antaranya minyak kemiri, minyak serai dan alkohol.

Yoko Gayuh Susilo, selaku tim pelaksana pembersihan naskah lontar menuturkan, dirinya bersama teman-temannya melakukan hal tersebut karena terinspirasi dari pengalaman magang yang diperoleh di Dinas Kebudayaan Bali. Keprihatinannya terhadap naskah lontar yang ada di Surakarta ini akhirnya menggerakkan dirinya untuk melakukan pembersihan naskah lontar.

“Di Bali, naskah lontar sangat terawat sekali dikarenakan di sana sebagian pemuka adat masih menggunakannya. Lain halnya di sini. Apabila tidak mendapatkan penanganan maka akan segera rusak, patah atau hurufnya tidak bisa di baca,” ujarnya saat ditemui Timlo.net di sela-sela pembersihan naskah lontar, di Rekso Pustaka Pura Mangkunegaran.

Dia beserta timnya melakukan pembersihan naskah lontar di 3 tempat, yakni Museum Radya Pustaka, Perpustakaan Pura Mangkunegaran, dan terakhir di Perpustakaan Sono Pustoko Keraton Kasunanan Surakarta. “Kemarin kami telah melakukan pembersihan di Museum Radya Pustaka, lalu nanti akan diteruskan sesuai jadwalnya,” ungkapnya.

Naskah lontar yang ada di Perpustakaan Reksa Pustaka, lanjutnya, terdiri dari 7 naskah. Dari 7 naskah tersebut di dalamnya terdapat ratusan halaman sehingga membutuhkan waktu agak lama untuk membersihkannya. “Berbeda dengan yang berada di Museum Radya Pustaka Mas, kalau di sini lebih banyak,” tegasnya.

Sementara itu, Darweni, pengelola Perpustakaan Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran mengatakan perawatan naskah lontar memang sangat diperlukan. Dirinya bersyukur masih ada pihak yang peduli terhadap pelestarian naskah lontar. “Sebenarnya untuk kondisi naskah lontar di Pura Mangkunegaran masih bagus, tapi kalau ada pihak yang ikut serta merawatnya kami sangat senang,” ujarnya.

Naskah lontar sendiri berisi tentang nilai-nilai sosial kemasyarakatan jawa, tradisi, religi, moral dan pendidikan serta masih banyak lagi nilai-nilai leluhur yang terkandung di dalamnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge