0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gadis 13 Tahun Jadi Korban Pencabulan

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Mulyani. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Aksi kekerasan seksual kembali terjadi di Sragen. Pt (13), siswi kelas satu SMP asal Desa Sragen Wetan, Kecamatan Sragen menjadi korban pencabulan yang dilakukan Handoko (22), warga Kampung Mojo Kulon, Desa Sragen Kulon, Rabu (27/6). Tragisnya lagi, sebelum dicabuli, korban juga sempat disekap.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut berawal ketika korban bersama rekanya Ai dan Hn berniat main ke rumah teman mereka Ea di Dusun Mojokulon. Saat berada di rumah Ea, mendadak korban mendapat pesan untuk menemui Handoko. Lantaran sudah saling kenal, Pt pun langsung menemui Handoko di sebuah pabrik roti di Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang tempat tersangka bekerja.

Setelah bertemu di pabrik roti, tersangka kemudian mengajak Pt pulang ke kos. Sesampai di kos, tersangka yang sudah terbakar nafsu langsung merayu korban. Melihat gelagat tersangka, Pt langsung minta pamit pulang untuk kembali menemui teman-temanya. Namun, Handoko memaksa yang korban untuk melayani hasrat birahinya.

“Usai mencabuli korban, tersangka juga masih sempat memaksa korban agar tidak terburu-buru pulang,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Mulyani, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi.

Mulyani menambahkan, aksi pencabulan yang dialami Pt, terbongkar tidak lama setelah yang bersangkutan sampai di rumah dan ditanya oleh kedua orang tuanya. Saat itu, kedua orang tua Tp sempat jengkel lantaran yang bersangkutan pulang terlalu larut malam.
“Setelah sampai di rumah dan ditanya orang tuanya, korban akhirnya mengaku telah disetubuhi pelaku. Mendengar jawaban Pt, kedua orang tuanya langsung marah dan melaporkan kejadian ini ke polisi,” ujarnya.

Untuk mengusut kasus pencabulan tersebut, selain melakukan visum, polisi juga meminta keterangan dari saksi dan korban. Jika aksi pencabulan benar-benar terbukti, tersangka dijerat dengan Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge