0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panggung Bakal Digelar di PG Colomadu

Paulus: Panitia SIEM Kekanak-kanakan

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Trafficking, Paulus Haryoto (dok.timlo.net/red/aji)

Solo —  Keputusan Panitia Solo International Ethnic Musik (SIEM) 2012 yang mengubah nama SIEM dan akan menyelenggarakan gelaran musik tersebut di Pabrik Gulo (PG)  Colomadu, Karanganyar disikapi kalangan Dewan. Anggota Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Paulus Haryoto, menilai sikap panitia SIEM tersebut sebagai bentuk sikap kekanak-kanakan.

Menurutnya, keputusan panitia untuk memindahkan lokasi SIEM di luar Kota Solo  merupakan hak panitia. Namun Paulus menilai keputusan tersebut merupakan sikap yang emosional. “Kita menghormati keputusan panitia tersebut, meskipun saya prihatin dengan keputusan tersebut. Namun menurut saya keputusan tersebut kekanak-kanakan dan emosional,” ujar Paulus saat ditemui Timlo.net, Rabu (27/6) di Gedung Dewan.

Saat meminta pemindahan lokasi SIEM dari Balekambang, tambah Paulus, Pemkot dan DPRD tidak melarang gelaran SIEM.  Pemkot, DPRD dan elemen masyarakat lainnya hanya meminta dialihkan ke tempat lain. Lagi pula di Solo juga banyak tempat  bersejarah yang bisa digunakan untuk penyelenggaran SIEM. “Kenapa kok begitu kita minta dipindah terus kemudian mencari lokasi di luar Solo,”ungkap politisi PDIP ini.

Untuk itu, Paulus mengharapkan semua pihak cooling down dulu. Pemkot disarankan untuk segera melakukan upaya mediasi dengan panitia. Selain itu Pemkot juga tidak perlu untuk membentuk panitia SIEM baru. “Sebaiknya cooling down dulu. Tidak perlu Pemkot membentuk panitia baru, nanti justru terkesan ada panitia tandingan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Panitia SIEM 2012 mengganti nama SIEM menjadi Kereta Kencana World Musik Festival.  Tidak hanya itu, panitia juga memutuskan untuk menggelar event tersebut di luar Kota Solo yakni di PG Colomadu, Karanganyar.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge