0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sukoharjo Bentuk Regu Pembasmi Wereng

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, Giyarti (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo —  Sebagai upaya penanggulangan serangan hama wereng di lahan pertanian Kecamatan Polokarto dan Mojolaban, Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo membentuk tim RPH (Regu Pembasmi Hama Penyakit). Tim RPH dibentuk di setiap Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, Giyarti mengatakan, pembentukan RPH dimaksudkan sebagai tindakan dini pengendalian hama penyakit serta mengantisipasi menyebarnya hama wereng ke berbagai wilayah.

“Kita sudah bentuk tim RPH Regu Pembasmi Hama Penyakit di setiap Gapoktan. Nantinya tim ini yang akan bertindak membasmi hama penyakit. Sarana prasarana telah disiapkan Pemerintah Daerah mulai dari peralatan hingga obat-obatan,” ungkap Giyarti, Rabu (27/6).

Selain membentuk tim RPH di setiap Gapoktan, Dinas Pertanian Sukoharjo juga mensosialisasikan pencegahan penyebaran hama penyakit. Beberapa hal yang disosialisasikan kepada petani diantaranya, pengendalian hama dengan cara penerapan varietas bergilir dan tanam serentak.

“Kita mengagendakan pertemuan dengan petani dan Kepala Desa atau Lurah. Dalam pertemuan tersebut kita sosialisasikan upaya pengendalian hama melalui penerapan varietas bergilir dan tanam serentak. Di sini kita hanya memfasilitasi dan sebagai pembina. Keputusan mau atau tidaknya, kita serahkan kepada para petani. Karena mereka yang punya sawah bukan kita,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa kondisi terparah serangan hama wereng dialami di Kecamatan Mojolaban. Data yang masuk ke Dinas Pertanian tercatat hanya 23 hektar yang terancam puso akibat wereng. “Kalau 1000 hektar itu mungkin mencakup semuanya mulai dari serangan ringan, sedang hingga berat di 2 kecamatan. Yang jelas hanya 23 hektar yang terancam puso akibat wereng itu,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge