0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Asyik Bermain di Rel, Bocah SD Tewas Tersambar Prameks

Korban tewas akibat tersambar KA Prameks sedang dievakuasi (dok.timlo.net.indratno eprilianto)

Klaten —  Nasib malang menimpa Riko (8), warga Desa Lumbungkerep, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Katen. Ia tewas setelah tersambar kereta api (KA) Prameks 210 jurusan Jogja-Solo saat bermain di sekitar rel di Dukuh Wantilan, Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten, Rabu (27/6) siang.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) ini tewas setelah mengalami luka-luka parah di kepalanya akibat tersenggol KA yang melintas.

Peristiwa ini bermula ketika korban sedang asyik bermain bersama teman-temannya di atas rel di lokasi kejadian. Saat sedang asyik bermain, tiba-tiba korban tersambar KA Prameks 210 jurusan Jogja-Solo yang meluncur kencang dari arah selatan sekitar pukul 11.30.

Korban langsung terpelanting dan terjatuh ke sungai di bawah rel. Korban langsung tewas seketika dengan posisi tengkurap. Korban mengalami luka sobek pada kepala sekitar 5 centimeter dengan telinga dan hidung mengeluarkan darah. Sedangkan kaki dan tangan lecet-lecet.

“Saat itu korban yang merupakan anak dari Sugiyanto (49) warga Desa Lumbungkerep RT 001/Rw 003, Kecamatan Wonosari, Klaten ini sedang liburan di rumah pamannya, Marem, warga Dukuh Wantilan, Desa Tlobong, Delanggu. Mungkin kurang hati-hati sehingga korban yang bermain bersama teman-temannya ini tersambar KA saat bermain di atas rel. Saat itu teman-temannya berhasil kabur saat KA melintas,” ujar Kepala Desa Tlobong, Atok Susanto.

Kapolsek Delanggu AKP Supriyanto mewakili Kapolres Klaten,AKBP Kalingga Rendra Raharja mengatakan, korban langsung divisum dan diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge