0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Penyakitnya Kumat

Ditinggal Isteri, Purwanto Nggantung

Korban gantung diri sedang diperiksa petugas (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten —  Purwanto (28) warga Dukuh Padan, Desa Jagalan, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten gantung diri lantaran depresi berkepanjangan, Rabu (27/6).

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa gantung diri ini kali pertama diketahui istri korban, Ngatinem (28), Rabu (27/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Ia mendapati suaminya tidak bernyawa dengan posisi tergantung menggunakan tali pada belandar rumahnya.

“Saat itu Ngatinem baru pulang rewang dari rumah saudara. Saat ia pulang, pintu terkunci dari dalam. Kemudian setelah ditengok dari ventilasi melihat suaminya sudah menggantung,” ujar Lasimin (60), ayah kandung Ngatinem. Seketika itu, Ngatinem langsung teriak histeris dan warga yang mendengar langsung berdatangan ke rumah korban.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung menuju tempat kejadian perkara untuk mengevakuasi jasad korban. Polisi memperkirakan, korban melakukan bunuh diri antara Selasa (26/6) jam 21.00 hingga Rabu (27/6) jam 09.00 WIB. Sebab, pada Selasa malam korban sempat ikut ronda bersama warga.

“Dari keterangan warga, pada Selasa malam sekitar pukul 19.30 korban sempat mengeluh sakit pada dadanya. Kemudian setelah itu korban pamit pulang untuk tidur. Mungkin korban melakukan bunuh diri pada tengah malam,” ujar Kapolsek Karangnongko AKP Nurwadi mewakili Kapolres Klaten AKBP Kalingga Rendra Raharja.

AKP Nurwandi mengatakan korban murni bunuh diri. Hal ini dilihat dari ciri-ciri yang ada, yakni kemaluan mengeluarkan cairan dan dubur mengeluarkan air besar.

“Tidak ada kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan warga, memang korban mengalami depresi akibat ganguuan jiwa yang dideritanya. Bahkan korban sering masuk rumah sakit jiwa,” ujarnya. Korban yang merupakan buruh bangunan ini meninggalkan istri dan tiga anaknya yang masih balita.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge