0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Junaidi Sanjung Strategi “Tanpa Striker” Spanyol

Gelandang Spanyol Francesc Fabregas (kiri) dan Xabi Alonso (kanan) dalam sesi jumpa pers di Ukraina, Selasa (26/6). Spanyol dijagokan Junaidi lolos ke final dengan menyingkirkan Portugal. (Sumber: Uefa.com)

Solo — Tim juara bertahan Spanyol melaju ke babak semifinal Piala Eropa atau Euro 2012 dan menantang Portugal pada Kamis (28/6) dinihari. Spanyol tampil beringas di perempatfinal dengan menyingkirkan Prancis 2 gol tanpa balas yang diborong Xabi Alonso.

Perjalanan Spanyol di Piala Eropa kali ini cukup mengejutkan, terutama dari sisi taktik dan strategi yang diterapkan sang entrenador Vicente Del Bosque. Sudah empat laga yang dilakoni Spanyol, tim berjuluk Matador ini sering turun dengan formasi tanpa penyerang saat berhadapan dengan lawannya. Tercatat melawan tim kuat Italia dan Prancis, Spanyol tidak menurunkan satu pemain pun berposisi penyerang.

Vicente Del Bosque lebih mempercayakan para gelandangnya seperti Andres Iniesta, Xavi, David Silva, dan Francesc Fabregas untuk memainkan peran ganda, yakni sebagai gelandang sekaligus penyerang. Penyerang top seperti Fernando Torres, Fernando Llorente, dan Alvaro Negredo lebih kerap duduk di bangku cadangan dan hanya menjadi supersub. Namun demikian, Spanyol masih subur untuk urusan mencetak gol dan permainan khas Tiki-Taka juga masih melekat. Keputusan Del Bosque tersebut pun mengundang berbagai pernyataan kontroversial dari berbagai pelatih hingga legenda sepakbola top dunia.

Banyak yang mencibir namun banyak pula yang menyanjung strategi Spanyol yang bermain tanpa penyerang. Termasuk pelatih Persis Solo versi LPIS Junaidi, yang mengaku permainan Spanyol semakin menghibur meski kerap bermain tanpa striker. Menurutnya, hal yang dilakukan Del Bosque justru menciptakan penemuan baru dalam taktik sepakbola.

“Permainan Spanyol semakin menghibur karena diisi para gelandang dengan kemampuan dan teknik luar biasa. Sepakbola tidak hanya berurusan dengan mencetak gol sebanyak mungkin, namun bisa memberikan hiburan tersendiri dan Spanyol bisa menikmati hal itu,” ungkap Junaidi kepada Timlo.net, Selasa (26/6) siang.

Saat ditanya soal peluang Iker Casillas dkk saat jumpa Portugal di semifinal besok, Junaidi menjagokan Spanyol karena unggul secara kualitas tim. “Peluang masih milik Spanyol, aku prediksi skornya tipis. Mungkin hanya 1-0. Spanyol unggul dalam organisasi permainan dan kekompakan tim,” tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge