0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Perlu Pemekaran

Ketua DPRD Solo: Tambah Staf di Kelurahan!

Ketua DPRD Solo, YF Sukasno (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo — Ketua DPRD Kota Surakarta YF Sukasno menyatakan kalangan DPRD tidak keberatan dengan pemekaran Kelurahan Semanggi dan Kelurahan Kadipiro. Hanya saja, karena aturan yang memang tidak memungkinkan untuk pemekaran, solusi yang terbaik adalah dengan menambah Sumber Daya Manusia (SDM) di kelurahan.

Dengan penambahan SDM tersebut, lanjut Sukasno, pelayanan masyarakat yang dikeluhkan karena besarnya jumlah penduduk akan bisa teratasi. “Karena secara aturan sudah tidak memungkinkan, solusinya ya menambah staf di kelurahan,” ungkap Sukasno kepada wartawan, Selasa (26/6) di Gedung Dewan.

Harus diakui, papar Ketua Dewan, Kelurahan Kadipiro yang jumlah penduduknya 54.000 jiwa dalam 33 RW, 216 RT, dengan hanya 11 personel di kelurahan sangat tidak ideal. “Idealnya dengan personel 11 orang, jumlah yang dilayani 10 RW,” paparnya.

Ditemui terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Supriyanto justru menilai, alasan yang menyatakan perlunya pemekaran dikarenakan kurangnya pelayanan dinilai tidak mendasar. Menurutnya, selama ini tidak ada keluhan dari masyarakat.

“Pertimbangan utama mungkin lebih kepada efisiensi. Jika dimekarkan justru akan menjadi beban. Kan perlu ada kantor baru, SDM baru dan lain-lain,” ungkap Supriyanto.

Penambahan SDM, lanjut Supriyanto, juga bukan solusi yang krusial. Yang paling utama adalah optimalisasi dan efisiensi kinerja kelurahan. “Dalam struktur organisasi di kelurahan, Lurah kan juga dibantu Bayan, RT/RW. Saat ini saya rasa tidak perlu penambahan SDM, mungkin untuk jangka panjang,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge