0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan: SIEM Diganti, Dana Tak Cair

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, Supriyanto (Dok.Timo.net/Daryono)

Solo — Penyelenggaraan Solo International Ethnic Music (SIEM) tahun 2012 semakin tidak jelas nasibnya dan menuai kontroversi. Sampai hari ini, Selasa (26/6) panitia SIEM juga tak kunjung menetapkan lokasi SIEM, bahkan muncul kabar SIEM digelar di luar Solo. Tak hanya itu, kabarnya nama SIEM sendiri juga dirubah supaya dapat digelar di luar Solo.

Carut-marutnya penyelenggaraan SIEM 2012 mengundang sikap kritis kalangan Dewan. Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Supriyanto, mengatakan jika nama SIEM dirubah ataupun tidak digelar di Kota Solo, maka anggaran untuk SIEM tidak dapat dicairkan. “Secara administratif pengajuan proposal SIEM yang kemudian disetujui DPRD tidak dapat dialihkan dengan nama lain. Dengan demikian, jika pakai nama selain SIEM ya tidak bisa dicairkan,” ujar Supriyanto, yang juga Wakil Ketua Banggar DPRD ini.

Supriyanto juga menilai, runyamnya SIEM tahun ini merupakan bentuk sikap Pemkot yang tidak konsisten. Selain itu, kondisi saat ini menunjukkan Pemkot tidak mampu menjaga kepercayaan peserta SIEM, baik dari dalam negeri maupun luar negeri serta kepercayaan masyarakat Solo.

Ke depan, tambah Supriyanto, DPRD akan melakukan evaluasi terkait ketidakkonsistenan Pemkot mengelola SIEM yang didanai anggaran Rp 150 juta dari APBD ini. “Jelas ini menimbulkan keprihatinan kita dan juga preseden buruk. Kedepan pasti akan kita lakukan evaluasi,” ungkap Supriyanto kepada wartawan, Selasa (26/9) di Ruang Kerjanya.

 

Terkait SIEM , politisi Demokrat ini menegaskan, SIEM yang merupakan bagian kalender event tidak boleh berorientasi profit karena dibiayai APBD.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge