0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Batal, Tes Narkoba Bagi Siswa Baru di Solo

Rakhmat Sutomo (dok.timlo.net)

Solo — Rencana diadakannya tes Narkoba terhadap semua siswa pendaftar SMA/SMK di Kota Solo dibatalkan. Padahal, rencananya di awal Tahun Ajaran baru 2012/2013 ini semua pendaftar SMA/SMK di Kota Solo akan dilakukan tes Narkoba dengan mengambil sampel urin pada tiap pendaftar.

Alasan pembatalan tes Narkoba yang akan dilakukan pada calon siswa baru di setiap SMA/SMK ada pada masalah teknis pelaksanaannya. Hal ini diakui Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kota Solo, Rakhmat Sutomo. “Pelaksanaan tes Narkoba harus dilakukan oleh lembaga yang memiliki kompetensi di bidangnya,” tuturnya kepada wartawan, Senin (25/6).

Lembaga yang dimaksud adalah laboratorium yang telah mempunyai kompetensi dan berwenang melakukan tes yang dimaksud. Di Solo, hanya ada beberapan laboratorium kesehatan, yakni Prodia, RSUD Moewardi, Rumah Sakit Islam (RSI) Surakarta, dan Poliklinik Budhi Sehat. “Sebenarnya di SMK Analis Kesehatan Surakarta itu bisa, tapi mereka tidak mempunyai wewenang dalam hal itu,” tambahnya.

Diakui, untuk melakukan tes Narkoba membutuhkan biaya yang besar. Hanya ia tidak bisa menyebutkan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan tes tersebut.

Sebagai gantinya, Dinas Dikpora akan menggandeng pihak kepolisian dalam bentuk pembinaan saat dilakukannya Masa Orientasi Siswa (MOS). “Jika ada yang dicurigai sebagai pemakai Narkoba, baru kita lakukan tes,” tambahnya.

 



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge