0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sehari, 3 Warga Tewas Tenggelam di Boyolali

Boyolali — Dalam sehari, tiga warga ditemukan tewas tenggelam di lokasi yang berbeda di Boyolali, Minggu (24/6). Ketiga korban adalah Edi Sumarsono (40) warga Dukuh Kebakan, Mudal, Mojosongo, Andika Putri Andiyana (14) warga Kalijambe (Sragen) dan Alifah Ningrum (6) warga Dukuh Seworan, Ketoyan, Nogosari.

Korban pertama, Edi Sumarsono (40) ditemukan tewas tenggelam di Sendang Waluyo Jati, Dukuh Kebakan, Desa Metuk, pukul 04.45 WIB. Edi pertama kali ditemukan saksi Tri Parmonom tetangganya. Saat itu, saksi yang hendak mengambil air wudlu melihat korban dalam posisi tertelungkup dan telanjang di dasar sungai dengan kedalaman 1 meter. Saksi kemudian berteriak minta tolong. Korban kemudian diangkat warga. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban, diduga penyakit epilepsinya kambuh.

Sementara pada Minggu siang, Andika Putri Andiyana (14) tewas tenggelam di Waduk Kedung Boyo, Dukuh Jangkungan, Desa Glonggong, Nogosari. Peristiwa memilukan tersebut terjadi saat korban bersama dengan tujuh temanya datang ke Waduk Kedung Boyo untuk mencuri karpet. Tiba di lokasi, dua orang mencuci karpet sedang lima orang mandi, salah satunya adalah korban. Mereka sebetulnya sudah diingatkan untuk tidak mandi, namun nekat.

Saat itulah, salah satu teman korban yang mandi tenggelam, korban yang melihat temanya hendak tenggelam berusaha menolong. Namun karena korban tidak bisa berenang dan justru menjadi korban.

Nasib tragis juga menimpa Alifah Ningrum (6) warga Dukuh Seworan, Ketoyan, Nogosari. Ia ditemukan tewas di Kedung Mitro, Sungai Serang. Korban yang sore itu pamit kepada ibunya hendak ke sungai untuk buang air besar, namun setelah 45 menit ditunggu korban tidak kembali pulang. Sang ibu lalu menyusul ke kedung, namun korban tidak ada. Warga sekitar kemudian membantu melakukan pencarian dan menemukan korban sudah tewas terjepit batu. (byl)

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge