0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Junaidi Terus Tagih Gajinya

Kenangan -- Para pemain Persis LPI saat berfoto bersama Almarhum Junaidi (pelatih Persis) (dok.timlo.net)

Solo —  Gaji yang tak kunjung dilunasi semakin membuat para pemain maupun Persis Solo versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) gelisah. Bahkan pelatih Junaidi tak henti-hentinya menagih apa yang menjadi haknya itu langsung kepada CEO Persis Kesit Budi Handoyo.

Dua bulan lebih gaji yang masih menunggak, bahkan hanya dibayar secara dicicil, dirasa Junaidi sudah tidak dapat ditoleransi lagi. Allenatore asal Balikpapan ini berharap segera ada solusi yang tepat untuk pelunasan gaji. Bahkan dirinya berulang kali mengontak Kesit Budi Handoyo untuk menanyakan kabar gajinya dan para pemainnya.

“Baru saja tadi sore aku telepon dia (Kesit) untuk menanyakan gaji. Tapi ya masih klise jawabannya. Dia meminta untuk bersabar dulu karena masih diusahakan. Aku minta tolong segera dirampungkanlah bersama konsorsium,” ungkapnya saat dihubungi Timlo.net, Senin (25/6) malam.

Saat ditanya soal niatan untuk memperkarakan masalah menunggaknya gaji ke ranah hukum, Junaidi mengaku hal tersebut perlu mendapat dukungan dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). “Jujur kalau aku bergerak sendirian cukup susah. Sehingga perlu dukungan juga dari APPI. Kalau Asosiasi sudah bergerak, aku sangat mendukungnya,” pungkas Junaidi.

Pemain dan pelatih Persis Solo bentukan Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sudah menerima bayaran gaji 20 persen dari satu bulan oleh pihak konsorsium, Kamis (21/6) pekan lalu. Padahal gaji pemain dan pelatih yang seharusnya dilunasi adalah dua bulan, namun pihak konsorsium memilih membayarnya secara berangsur.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge