0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Salah Sita Barang Bukti

Kapolresta Siap Tindak Anggotanya yang Nakal

Kapolresta Solo, Kombes Pol Asdjima'in (Dok.Timlo.net/ Iwan Kawul)

Solo — Terkait dugaan salah dalam menyita barang bukti yang dikeluhkan keluarga korban penggrebekan tersangka Narkoba, Kapolresta Solo Kombes Pol Asjima’in menegaskan siap menindak tegas anggotanya yang nakal. Kebijakan ini diutarakan setelah meruntut aduan keluarga tersangka perkara Narkoba, Suradi alias Mely (42), warga Kampung Sampangan RT 2/ RW XXI Semanggi.

Kombes POl Asjima’in menegaskan, penangan perkara Narkoba berbeda denga perkara lain. Penyidik Sat Res Narkoba membutuhkan waktu 3 x 24 jam untuk meminta keterangan terdakwa, saksi dan klarifikasi barang bukti agar tertuang dalam BAP (berita acara penyidikan).

Terkait uang milik tersangka Mely berjumlah Rp 9 juta yang diakui keluarganya merupakan uang arisan dan bukan hasil kejahatan, menuurt Kapolresta, seharusnya anggotanya sudah melakukan klarifikasi atas uang tersebut dan melakukan pengembalian jika benar terbukti bukan barang bukti.

“Pembuktian harus diklarifikasi, jika bukan barang bukti, dan itu terbukti saya tegaskan harus dikembalikan, anggota yang bersangkutan bisa ditindak,” tegas Kapolresta kepada wartawan, Senin (26/6).

Upaya meminta kepada oknum anggota yang melakukan penggrebekan di rumah Mely sebenarnya sudah dilakukan adik kandungnya Sri Suyatmi.  Namun, lebih dari 1 bulan tak pernah mendapat respons. Baru, Rabu (20/6) pekan lalu dikembalikan Rp 1,5 juta. Selanjutnya, Sri Suyatmi tak meminta kekurangan. Lantaran, dalam persidangan nantinya takut ada tekanan dari pihak kepolisian yang mempersulit proses hukum kakaknya.

Gak perlu takut ada intervensi dari polisi, kami beri jaminan tidak akan ada intervensi,” jelas Kapolresta Solo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge