0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Lacak Identitas Mayat Dibungkus Karpet

Penemuan mayat di Banyudono, Minggu (24/6) sore. (Dok.Timlo.net/ Byll)

Boyolali — Jajaran Polres Boyolali masih melakukan pencarian identitas mayat laki-laki yang ditemukan terbungkus karpet biru dan dibuang di pinggir parit Dukuh Menoro, Desa Jembungan, Banyudono, Minggu (24/6) sore. Identitas korban dinilai penting karena menjadi jalan untuk menguak kasus pembunuhan tersebut.

Sementara itu, dari hasil otopsi sementara di forensik RSUD Moewardi Solo ditemukan banyak luka di tubuh korban yang diperkirakan berusia 30 – 40 tahun. Banyaknya luka di tubuh korban menandakan korban dibunuh setelah sebelumnya mendapat penganiayaan dari pelaku. Luka tersebut ditemukan pada luka sobek diduga bekas sayatan benda tajam di dahi, siku kanan sobek, tulang belakang pecah akibat hantaman benda tumpul dan rahang kiri retak.

“Korban diduga meninggal akibat kerusakan saluran syaraf, akibat dari penganiayaan yang dia terima, pelaku kemungkinan besar lebih dari satu dan dilakukan didalam ruangan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Dwi Haryadi, Senin (25/6).

Sementara itu, untuk menguak identitas korban, petugas sudah disebar ke beberapa titik, terutama disekitar tempat penemuan mayat korban. Saat ditemukan, korban terbungkus karpet warna biru, didalamnya terbungkus karpet permadani tipis dan keset. Kaki korban diikat dengan tali plastik, masih mengenakan kaos kaki hitam putih. Korban saat ditemukan mengenakan kaos warna hitam merk hugos dan celana jeans. Serta di jari tengah kiri ditemukan cincin batu warna hitam dengan hiasan 9 berlian imitasi.

Korban sendiri diduga dibunuh lima hari lalu, terbukti dengan kondisi mayat korban yang sudah membusuk dan mengeluarkan belatung. (byl)



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge