0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapolresta: Tak Ada yang Berpakaian Pating Pecothot

396 Penyanyi Siap Nyampursari 66 Jam Nonstop

Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjima'in bersama penyanyi campursari Cak Diqin saat memberi keterangan pers. (dok.timlo.net/iwan kawul)

Solo — Penyanyi campursari ternama Cak Diqin dan kawan-kawan siap menggoyang Mapolresta Surakarta pada pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) menyanyikan lagu-lagu campursari selama 66 jam nonstop dalam rangka HUT Bhayangkara ke 66. Acara yang direncanakan digelar 30 Juni – 3 Juli mendatang akan melibatkan 33 grup campursari se-Soloraya didukung 396 penyanyi serta 495 musisi.

Hal ini di sampaikan Cak Diqin selaku koordinator pemecahan rekor MURI 66 jam campursari nonstop. “Kita selaku EO telah siap untuk melaksanakan pemecahan rekor MURI tersebut,” papar Cak Diqin kepada wartawan, Senin (25/6), di Mapolres Solo.

“Di antara ke 33 grup campursari tersebut adalah Sangga Buana, CJ Dewe, Tirta Arum, Orlando, Bajang Koplak,” tambah Cak Diqin. Grup yang tampil nantinya akan menyanyikan 3 lagu wajib yakni Ngoyak Cepet Ngoyak Slamet, Dirgahayu Polisi Lalu Lintas, Dirgahayu Bhayangkara.

Sementara Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjima’in yang turut hadir dalam jumpa pers siang ini menjelaskan, acara Campursari 66 jam nonstop ini tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. “Yang mau ngurus SIM silahkan, yang mau laporan juga langsung saja ke SPK,” tegas Kapolres.

Dalam penyelenggaraan ini, tambah Kapolresta, Polda Jateng yang punya hajat. Polresta Solo hanya menjadi tempat berlangsungnya acara dan didukung oleh jajaran Polres se-Soloraya. Kapolres juga menegaskan, acara ini akan diisi dengan pesan-pesan Kamtibmas. Seluruh seniman, musisi dan penyanyi akan berpakaian sopan. “Tidak akan ada yang berpakaian pating pecothot,” tegas Kapolres.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge