• Rabu, 23 Mei 2012
Closing SIPA 

Indonesia Pusaka, Akhir Manis Perhelatan SIPA

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Senin, 19 Juli 2010 | 00:59 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Bram
Para Panitia SIPA 2010 beserta para penonton menyanyikan lagu Indonesia Pusaka yang diwarnai dengan kembang api. Ini menandai usainya SIPA 2010.

Solo – Seisi Pamedan Pura Mangkunegaran larut dalam sebuah lagu Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki. lagu tersebut dinyanyikan seiring berakhirnya rangkaian perhelatan SIPA 2010 yang ditandai dengan usainya penampilan Gangsadewa dari Jogjakarta yang memainkan berbagai musik tradisi.

Ribuan penonton yang memadati Pamedan Pura Mangkunegaran pun turut serta menyanyikan lagu Indonesia pusaka selepas Walikota Joko Widodo membunyikan Gong yang menandai usainya gelaran Internasional tersebut. Cukup luar biasa, ketika MC meminta para masyarakat yang menyaksikkan gelaran SIPA 2010 untuk menyalakan lampu HP dan mengangkat keatas sembari melambaikan, ternyata cukup direspon.

Antusiasme penonton di hari terakhir perhelatan ini menjadi berkah tersendiri sekaligus menutup manis perhelatan SIPA sendiri. Seperti diketahui penyelenggaraan SIPA yang dimulai sejak dua hari lalu sungguh memberikan hiburan yang luar biasa kepada masyarakat. Berdasarkan pantauan Timlo.net kursi yang berjumlah sekitar 5000 buah ini selalu dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikkan gelaran SIPA, bahkan cukup banyak penonton yang rela berdiri demi menyaksikan gelaran SIPA.

Hal tersebut salah satu bukti keberhasilan SIPA sendiri. Selain menyajikan sebuah sajian yang berkelas, SIPA sendiri menjadi sebuah tontonan rakyat yang dimintai. Bukan hal yang mustahil bahwa di pertunjukan SIPA di kota Solo ini yang merupakan pertunjukan sekelas Internasional dibandrol 0 (nol) rupiah, alias tak berbayar.

Selain itu tema kesenian rakyat yang coba diangkat dalam SIPA 2010, ternyata mampu memberikan warna tersendiri pada perhelatan seni dan budaya di kota Solo. Sungguh sejalan dengan niat pemerintah kota Solo yang saat tengah berupaya menjadikan kota Solo sebagai pusat seni budaya dan kota pertunjukan.

Ketua Panitia SIPA 2010, Irawati Kusumorasri pada hari pertama penyelenggaraan SIPA 2010 mengatakan sebagaimana tema besar SIPA 2010 Kesenian Rakyat yang merupakan representasi dari bentuk penyatuan antara masyarakat dengan alamnya. “Tidak hanya sekadar bicara persoalan estetika semata, melainkan juga berbicara tentang sekelompok masyarakat dengan gunung, laut, sawah maupun representasi komunitas dengan lingkungannya yang lain,” jelasnya.

Berbagai penampilan pada pembukaan SIPA 2010 kali ini mencoba untuk merepresentasikan dan mengangkat kembali nilai-nilai kearifan lokal di masyarakat untuk dikemas ke dalam sebuah seni pertunjukan. “Segala energi keberagaman bentuk dan kultur seni pertunjukan akan disatukan dalam sebuah semangat SIPA. Seterusnya, SIPA akan juga akan tetap selalu memberdayakan diri agar benar-benar bisa membumikan Kota Solo. Bila perlu harapannya akan lebih luas lagi, yakni Bumi Nusantara,” pungkasnya.

Penyelenggaraan SIPA tahun ini menyajikan 22 delegasi yang terdiri dari 15 delegasi lokal dan 7 delegasi Internasional. Beberapa delegasi Internasional yang turut memeriahkan perhelatan SIPA antara lain, Austria, Malaysia, Jerman, Timor Leste, Mexico, Jepang, dan terakhir India.

Walikota Surakarta Ir. Joko Widodo yang didaulat menutup perhelatan SIPA mengatakan bahwa penyelenggaraan SIPA akan terus digelar di kota Solo. “Tahun depan masih akan ada penyelenggaraan SIPA lagi”, terangnya. Tentu saja lontaran orang nomor satu di kota Solo tersebut bakal menjadi PR besar bagi komunitas SIPA untuk menyiapkan perhelatan SIPA 2011. 

         

Berita Terkait

Komentar

  1. Widya

    Terimakasih, tugas kesenian daerah jadi mudah..:D

  2. Francisca Sestri

    Saya salut sama masyarakat d pemkot Solo tak ada kata sepi budaya.Bahkan Che G Kuba pernah kesana saat BK ada. Makanya kami juga ikut sponsor unt budaya ini. SElamat juga unt jeng Ira sbg ketua nya yg khusus menemui saya. Salut unt kegigihan mrk.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125