0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelidikan Kasus Korupsi DKP Ditarget Juli

Solo — Proses penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo ditargetkan selesai bulan depan (Juli). Setelah meningkat menjadi proses penyidikan, selanjutnya akan ada penetapan tersangka pada kasus ini.

Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Edi Suranta Sitepu melalui Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) AKP Sudarsono menerangkan, setelah hasil audit keuangan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) turun, lantas penyidik Polresta Solo menyita sejumlah dokumen proyek pengadaan taman yang sudah dilakukan Rabu (13/6) dan Kamis (14/6). Namun, hingga kini proses pengumpulan data terus dilakukan. Terakhir, sejumlah perangkat elektronik yang di dalamnya terdapat data pengadaan taman turut disita.

“Juli meningkat ke proses penyidikan. Targetnya, bulan Sempember sudah pelimpahan berkas,” kata Sudarsono.

Dalam proyek yang menggunakan APBD tahun 2010, hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah menemukan kerugian dalam proyek yang dianggarkan kisaran Rp 477 juta. “Diketemukan unsur kerugian negara sebanyak Rp 56 juta,  proyek dianggarkan kisaran Rp 477 juta. Namun, alokasi dana yang baru digunakan untuk kegiatan proyek sekitar Rp 160 juta. “Kerugian sudah jelas ada,” jelas Sudarsono.

Diketahui, Penyidik Polresta Solo sejak awal meyakini proyek tersebut menyimpang karena pelaksanaannya tidak sesuai ketentuan atau peraturan yang berlaku. Misalnya pengadaan taman dilakukan melalui penunjukkan langsung tanpa melalui tender, meskipun alokasi dananya lebih dari Rp 50 juta.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge