0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

MPR Andalkan Guru Ajarkan 4 Pilar Kebangsaan

Rinto Subekti anggota MPR RI (Paling Kiri) Saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Sukoharjo (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengandalkan guru sebagai ujung tombak pendidik empat pilar kebangsaan. Hal itu dikarenakan, guru selain sebagai penyalur ilmu kepada murid, mereka juga sebagai pengayom dan orang tua pengganti para siswa saat di Sekolah. Sehingga peran guru sangatlah efektif dalam mengajarkan kembali empat pilar kebangsaan.

Anggota MPR Rinto Subekti mengatakan, empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, saat ini sudah mulai di abaikan masyarakat. Oleh karena itulah, kondisi bangsa sering membentur permasalahan yang cukup sulit dihadapi. Bahkan ancaman perpecahan antara masyarakat semakin tinggi. Sebagai buktinya banyaknya kasus kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa wilayah yang melibatkan kelompok masyarakat.

“Penting sekali sosialisasikan empat pilar kebangsaan ini kepada guru, untuk mereka teruskan kepada murid.. Kondisi Bangsa ini sudah cukup memprihatinkan. Kami khawatir jika terus terjadi perpecahan dan kekerasan yang lebih besar dikemudian hari,” ujar Rinto Subekti usai mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan kepada guru di Sukoharjo, baru-baru ini.

MPR terus menggencarkan sosialisasi empat Pilar Kebangsaan kepada Masyarakat. MPR menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peran PGRI diharapkan membawa dampak positif tersosialisasinya empat Pilar Kebangsaan. Sebanyak 7 tim telah dibentuk MPR untuk disebar di berbagai daerah.

“Kita bentuk 7 tim menggandeng PGRI. Masing-masing tim disebar di berbagai daerah, termasuk tim kami yang bertugas mensosialisasikan empat pilar kebangsaan terhadap guru di Sukoharjo,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge