0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sri Sumarti Tewas Tertabrak Kereta Sancaka

Foto Ilustrasi kecelakaan kereta api. (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sri Sunarti (31) warga Sumbermulyo, RT 09, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Sragen tewas seketika setelah ditabrak kereta api (KA) Sancaka Jurusan Yogyakarta – Surabaya. Peristiwa nahas tersebut terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu Dukuh Bedowo, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Sabtu (23/6) pagi sekitar pukul 10.05 WIB.

Salah satu saksi mata, Padikun (58) warga setempat mengatakan, sebelumnya korban mengendarai sepeda Yahama Mio Nopol DK 3925 B dari arah timur dengan membawa sedikit dagangan kain. Setiba di perlintasan kereta tersebut, korban tidak melihat bahwa dari arah selatan melaju kereta api Sancaka Jurusan Yogyakarta – Surabaya dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Korban langsung tertbarak dengan luka remuk pada tubuh dan kepala.

“Saya bersama beberapa petani yang sedang melakukan panen padi di sekitar perlintasan itu sempat berteriak untuk melarang korban untuk melintas, tapi kelihatanya korban tidak mendengar dan kereta itu langsung menyambar korban,” kata Padikun.

Setelah terjadi tabrakan, KA sempat berhenti lantaran mengalami kerusakan pada bagian pembuangan angin pada lokomotif. Diduga, kerusakan tersebut karena menabrak motor korban yang sempat terseret hingga 100 meter dari lokasi kejadian. Akibatnya perjalanan kereta api sempat tertunda.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, melalui Kasatlantas Polres Sragen AKP Bambang Sumantri, menbenarkan atas kejadian tersebut. Sesaat setelah kejadian tim Satlantas Polres Sragen langsung menuju ke lokasi kejadian dan mengamankan korban untuk di bawa ke  RSUD Sragen. Hingga kini penyebab kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Sragen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge