0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Festival Ayam Panggang di Umbul Cokro

Ayam Kampung Dere Panggang Khas Klaten

Dewan juri saat melakukan penilaian masakan ayam panggang hasil karya peserta (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Sebanyak 44 peserta mengikuti Festival Ayam Panggang di Obyek Mata Air Cokro (OMAC) Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Sabtu (23/6). Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) ini sebagai upaya promosi dan pengenalan masakan khas Klaten.

“Untuk peserta lomba ini diikuti masyarakat umum. Ada yang dari perwakilan tim penggerak (TP) PKK dari masing-masing kecamatan, rumah makan atau jasa katering hingga perorangan,”ujar Ketua Panitia, Endro Susilo.

Endro menjelaskan, peserta diwajibkan memenuhi ketentuan penggunaan bahan olahan. Di antaranya ayam kampung dere (kemanggang) yang belum pernah bertelur, diolah dengan santan dan pengolahannya dipanggang.

“Untuk penggunaan bumbu dasar, masing-masing peserta boleh mengembangkannya. Ayam panggang yang dilombakan ini dalam kondisi siap saji dan dilengkapi dengan resep cara pembuatannya,” jelas Endro.

Sebagai dewan juri penilaian lomba, kata Endro, yakni dari Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Klaten, Dinas Kesehatan, Ketahanan Pangan dan guru boga SMK Negeri 3 Klaten.

“Kriteria penilaiannya adalah kandungan gizi, cara pengolahan, kebersihan, cara penyajian dan cita rasa,” ujar Endro.

Kepala Disbudparpora Klaten, Sugeng Haryanto mengatakan, tujuan dari festival ayam panggang ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Klaten ke 208, sekaligus menyongsong Tahun Kunjungan Wisata 2013. “Selain itu juga untuk mempromosikan masakan khas Klaten berupa ayam panggang,” ujarnya.

Sementara itu, Karya Rini Catering berhasil meraih Juara I dalam Festival Ayam Panggang ini. Juara II diraih TP PKK Klaten Tengah dan Juara III dari Catering Tiwol.

Sedangkan untuk juara harapan I diraih Balesaras Catering, kemudian disusul juara harapan II dari TP PKK Kebonarum dan juara harapan III diraih TP PKK Karangnaom. Untuk juara favorit diraih perorangan dari Kecamatan Tulung.

Dorotea (26), peserta perwakilan dari RM Balesaras, Jombor, mengaku puas atas perolehan sebagai juara harapan I. Dalam festival ini ia menonjilkan cita rasa khas Klaten.

“Yang kami tonjolkan rasa khas dari Klaten. Hanya pengembangannya pada teknis pengolahan saja, misalnya saat proses pemanggangan,” ujarnya.

Peserta lainnya, Bambang Kusumo (44), perwakilan Rumah Makan (RM) Bugar Kusuma Ayu, Jogonalan, mengatakan meski tidak meraih juara, dirinya mengaku senang telah ikut festival ayam panggang ini.

“Tidak mengapa yang penting sudah ikut berpartisipasi,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge