Budaya Solo Warnai Perayaan Misa Malam Natal
Solo - Semenjak dicanangkannya Solo sebagai kota Budaya, mempengaruhi sebagian besar masyarakat kota Solo dalam mengekspresikan sebuah bentuk Seni yang mengangkat budaya lokal. Beberapa event sering digelar berkaitan dengan seni dan budaya, seperti Solo Batik Carnival, Kauman Fair, dan pameran-pameran serta pentas-pentas yang bertajuk Budaya Kota Solo. Dan kemarin pada Perayaan Misa Malam Natal kekhasan budaya Solo sangat nampak dari Misa yang digelar di Gereja ST. Petrus Purwosari.
Beberapa petugas yang kemarin bertugas juga terlihat mengenakan busana adat Jawa yaitu Beskap dan Kebaya. Selain itu desain kandang yang digunakan untuk tempat kelahiran Yesus di desain bersebelahan dengan Pasar Klewer sehingga memberikan kesan bahwa Yesus lahir di kandang disebelah Pasar Klewer.
Menurut Romo FX. Heru Susanto, MSF, pakaian adat dan desain kandang kelahiran Yesus dibuat untuk menghormati budaya yang ada khususnya di kota Solo.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...