0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menjelang Puasa dan Lebaran

Pengawasan Peredaran Daging Diperketat

ilustrasi (timlo.net - dhefi)

Solo – Pengawasan peredaran daging di Kota Solo akan lebih diintensifkan. Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo bekerjasama dengan Dinas Pengelolaan Pasar (DPP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian akan menggelar operasi yustisi bagi pedagang di sejumlah pasar tradisional dengan lebih intensif.

Kepala Dispertan Kota Solo, Wenni Ekayanti menjelaskan, peningkatan frekuensi operasi bagi pedagang akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. “Hal itu dilakukan untuk mencegah peredaran daging yang tidak layak konsumsi,” katanya kepada wartawan, Jumat (22/6).

Ia mengakui, ketersediaan daging di Solo saat ini masih banyak disuplai oleh daerah-daerah di sekitar Solo. Karena lalu lintas peredaran daging di Solo cukup tinggi, pihaknya secara selektif akan melakukan pengawasan terhadap peredarannya.

Jika selama ini pihaknya melakukan operasi reguler sekitar satu atau dua bulan sekali, kali ini operasi akan dilakukan sebulan sekali. “Apalagi mendekati hari raya Idul Fitri mendatang, akan lebih digencarkan. Tujuannya untuk memastikan bahwa daging yang dijual di pasaran adalah daging yang layak konsumsi,” terangnya.

Selama ini, tingkat kebutuhan daging di Solo mencapai 3,8 ton perhari. Sementara, tingkat ketersediaan daging yang berasal dari dalam kota hanya sekitar dua pertiganya. Sisanya, disuplai dari daerah sekitar Solo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge