0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Molor Lagi, Nasib Railbus Jadi Tak Menentu

Peluncuran Railbus Batara Kresna, 26 Juli 2011 silam (Dok.Timlo.net/ Dhefi Nugroho )

Solo – Pengoperasian moda transportasi Railbus Batara Kresna kian tidak menentu. Sebelumnya, sempat dipastikan bahwa kereta api jenis Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) tersebut mulai beroperasi pada Jumat (22/6) ini. Namun, pengoperasian Railbus harus kembali molor dari perkiraan semula.

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VI Yogyakarta Eko Budiyanto menjelaskan, sampai dengan hari ini pihaknya belum menerima Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) Railbus. Padahal, syarat mutlak untuk bisa mengoperasikan kereta api tersebut harus sudah mengantongi BASTO. “Belum dapat, sampai hari ini kami belum menerima,” tuturnya ketika dikonfirmasi via telepon.

Ia menegaskan, pihaknya akan mengoperasikan Railbus jika BASTO sudah berada di tangannya. Hanya saja, kabar penandatanganan BASTO oleh Dirjen Perkeretaapian belum diterimanya. “Sampai saat ini saya belum dapat informasi. Tapi tentunya kalau sudah diserahkan ke PT KAI, bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo Yosca Herman Soedrajat memastikan bahwa penandatanganan berita acara sudah dilakukan di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) oleh Dirjen Perkeretaapian. Sesuai dengan mekanismenya, setelah ditandatangani, BASTO diserahkan kepada PT KAI. Selanjutnya, Railbus bisa beroperasi untuk melayani masyarakat umum sesuai dengan rute yang telah disepakati.

Belum diterimanya BASTO oleh PT KAI sebagai operator Railbus, pengoperasian kereta api senilai Rp 16,8 Miliar tersebut semakin tidak menentu. Eko sendiri belum bisa memastikan kapan bisa mengoperasikannya. “Kami belum bisa memastikan kapan (beroperasi). Kami masih menunggu instruksi dari KAI Pusat,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge