0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Jatuhnya Fokker 27

Hujan Tangis Iringi Pemakaman Serma Sih Mulato

Prosesi pemakaman almarhum Serma Sih Mulato, salah satu korban jatuhnya pesawat Fokker. (dok.timlo.net/sahid)

Sukoharjo — Jenazah Serma Sih Mulato, korban pesawat Fokker 27 milik TNI AU yang jatuh di Jakarta Kamis (21/6) sore, tiba di rumah duka di Kampung Kopen Timur, Jalan Salak, Gang Anggur, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (22/6).  Jenazah kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Kabal Maloyo, Dusun Kopen Timur, Rt 1/ Rw 7 Desa Ngadirejo, Kartasura.

Prosesi pemakaman Serma Sih Mulato diwarnai isak tangis keluarga. Keluarga tidak menyangka, anak kedua dari empat bersaudara pasangan Sedjo-Srimami tersebut meninggalkan mereka secara tiba-tiba. Tidak ada firasat apapun dari pihak keluarga beberapa saat sebelum terjadi peristiwa nahas tersebut.

Adik korban, Chiska Hermi Jayanti, mengaku terkejut dengan kecelakaan yang dialami oleh kakak kandungnya itu. Pasalnya beberapa saat sebelum terjadi kecelakaan pesawat Fokker 27, ia masih sempat berkomunikasi melalui pesan singkat SMS dengan Serma Sih Mulato. “Sebelumnya Mas Mulato masih balas SMS dari saya,” ungkapnya. Serma Sih Mulato meninggalkan seorang istri bernama Ria Apriani dan 2 orang anak yang masih kecil.

Pesawat Fokker 27 milik TNI AU dengan nomor ekor pesawat A2708, mengalami kecelakaan (jatuh) saat latihan terbang rutin, di komplek perumahan Rajawali, Jalan Branjangan, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (21/6) sekitar pukul 14.40 WIB. Pesawat nahas tersebut jatuh menimpa sembilan rumah dan satu unit mobil dan menyebabkan 11 orang tewas, 2 di antaranya meninggal setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge