0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Sudah Kirim Surat Pemanggilan

Penganiaya Karyawan PDAM Klaten Segera Diperiksa

Polisi saat melakukan penjagaan di Kantor PDAM Klaten ()

Klaten —  Polres Klaten akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Nur Abdurrohman atau Norman atas kasus dugaan penganiayaan terhadap dua karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klaten.

“Kami akan segera memeriksa Norman. Surat pemanggilan sudah dikirim kepada yang bersangkutan,” kata Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Rudi Hartono mewakili Kapolres Klaten, AKBP Kalingga Rendra Raharja kepada wartawan, Jumat (22/6).

Rudi menjelaskan, pemanggilan terhadap terlapor, Norman, merupakan tindak lanjut dari laporan yang diajukan dua karyawan PDAM, Edi Susanto dan Kiswadi ke polisi atas dugaan penganiayaan yang dialami keduanya.

“Mereka (Edi Susanto dan Kiswandi –Red) melaporkan Norman yang merupakan pelanggan PDAM atas dugaan penganiayaan,” kata Rudi.

Sebelumnya dikabarkan, kasus dugaan penganiayaan terhadap karyawan PDAM itu terjadi pada Rabu (20/6). Keduanya mengaku dipukul saat hendak memutus jaringan PDAM ke rumah Norman di Perumahan Griya Prima, Klaten Utara.

Norman dianggap telah menunggak rekening PDAM selama empat bulan. Dalam kejadian itu, salah seorang petugas, Edi Susanto mengaku mengalami luka di tangan dan kepala.

Dikonfirmasi terpisah, Norman membantah telah melakukan penganiayaan terhadap kedua karyawan PDAM tersebut. Menurutnya, justru dirinya telah dianiaya oleh keduanya.

“Saya justru dipukul salah satu di antara mereka pada bagian kepala dengan menggunakan tas,” ujar Norman.

Atas perlakuan itu, Norman melaporkan balik kasus pemukulan yang dilakukan kedua karyawan PDAM itu ke polisi. “Saya sudah membawa hasil visum,” ujar Norman.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge