0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tuntut Kompensasi, Mantan Perdes Datangi DPRD

ˆSejumlah Mantan Perangkat Desa se-Sukoharjo Yang Menjadi Korban Perda no 5 tahun 2006 Dipensiun Dalam Usia 60 Tahun, Saat Menggelar Jumpa Pers Menyampaikan Tuntutannya Terkait Kompensasi Yang Belum Diberikan Oleh Pemkab (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo – Sejumlah mantan Perangkat Desa (Predes) Kabupaten Sukoharjo mendatangi Komisi I DPRD Sukoharjo, Jumat (22/6). Mereka kembali menyampaikan aspirasi, terkait tuntutan segera diberikannya kompensasi bagi Perdes yang terlanjur dipensiun dalam usia 60 tahun.

Suradi, mantan Perangkat Desa Mancasan. Kecamatan Baki mengatakan, kedatangan sejumlah mantan perangkat desa ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi kepada Komisi I. Mereka ditemui langsung Wakil Ketua Dewan Jaka Wuryanta sebagai Koordinator Komisi I dan Ketua Komisi I Suryanto.

“Kami sampaikan aspirasi kami, menuntut segera diberikannya kompensasi. Tuntutan kami tidak banyak, sekitar Rp 50 juta per setiap perangkat desa, untuk mengganti masa jabatan kami yang seharusnya masih 5 tahun. Kalau dihitung per bulan dapat satu kali UMR hasilnya kan sekitar itu, belum lagi seharusnya masih ada penghasilan lain jika masih menjabat,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan sejumlah mantan perangkat desa korban Perda No 5 tahun 2006 tersebut, Suryanto mengakui akan membawa aspirasi perdes itu kepada forum di Komisi I. Dijelaskan Suryanto, bahwa untuk kompensasi perdes tersebut telah masuk dalam pembahasan KUA PPAS di perubahan. Namun besaran kompensasi hanya Rp 2,5 juta per perangkat desa.

“Sebenarnya sudah kita bahas untuk anggaran di perubahan. Tapi jumlah nya sangat sedikit. Hanya 2,5 juta rupiah per perangkat desa. Mereka tadi menyampaikan sudah pasrah kalau memang dengan alasan uang tidak ada tahun ini, boleh diperjuangkan di APBD murni 2013. Ya sudah nanti kita bahas lagi di forum Komisi I,” ungkapnya.

Sebagaimana pemberitaan beberapa waktu lalu, gugatan oleh forum perangkat desa 579 terhadap Perda nomor 5 tahun 2006 yang mengatur masa kerja perangkat desa hanya sampai 60 tahun, dan bukan 65 tahun sebagai mana UU no 5 tahun 1979 telah dimenangkan. Namun, sejumlah perangkat desa yang terlanjur dipensiun dalam usia 60 tahun tidak dapat ditarik kembali untuk dipekerjakan, lantaran sudah di isi perangkat desa baru pada tahun 2010 lalu. Untuk itu, sesuai surat Gubernur, bagi perangkat desa yang terlanjur pensiun diberikan kebijakan berupa kompensasi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge