0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Resi Gudang dan Billboard, Obat Alternatif Redam Harga

LAPAK CABAI-Lapak cabai milik salah satu pedagang di Pasar Legi (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta merekomendasikan penerapan sistem resi gudang dan penyediaan billboard harga di pasar. Hal ini dilakukan tidak lain demi menjaga stabilitas harga berbagai kebutuhan pokok.

Sekretaris Tim Pengarah TPID Kota Surakarta, Doni P Joewono, menyatakan dengan adanya resi gudang, petani bisa menyimpan sebagian hasil panennya di gudang. Di sini petani akan mendapatkan sertifikat kepemilikan barang, selanjutnya sertifikat tersebut dapat dijadikan agunan untuk pengajuan kredit ke bank. Dengan demikian, petani bisa terhindar dari tekanan para spekulan yang memanfaatkan gejolak harga, sebagai akibat dari pengaruh musim.

Di sisi lain, kata Doni, TPID memandang perlu adanya penyediaan billboard di pasar dan pembuatan sistem informasi harga. Hal ini untuk memberikan informasi perkembangan harga komoditas strategis bagi masyarakat.

Mengingat menjelang bulan Puasa dan Lebaran, biasanya pedagang menaikkan harga jualnya dan konsumen melakukan belanja yang berlebihan. Ini terjadi akibat adanya ekspektasi yang membudaya bahwa Puasa dan Lebaran identik dengan kenaikan harga.

“Dengan demikian, meski pedagang menaikkan harga tetap saja konsumen merasa wajar, bahkan meningkatkan belanjanya,” kata Doni, Rabu (20/6).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge