0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aston Bidik Pelancong Berbujet

Favehotel Solo Baru (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Grup hotel papan atas, Aston International berupaya membidik segmen pelancong berbujet dengan mengoperasikan Favehotel. Komitmen inipun tak sia-sia, terbukti sejak diluncurkan 2009 silam, hotel berbintang dua ini menjadi yang terdepan di sektor hotel berbujet.

Saat ini, Favehotel telah mengoperasikan delapan hotel, di antaranya di Jakarta, Bali, Solo, Surabaya, Bandung dan Langkawi. Hotel yang identik dengan warna magenta inipun rencananya akan kembali menambah jaringannya, tidak hanya di Indonesia, namun juga di Malaysia dan Filipina. Kehadiran Favehotel ini diharapkan bisa menjadi pemimpin pasar di kelas hotel bujet.

Di Kota Solo sendiri, dari dua hotel yang dioperasikan, Favehotel Adisucipto Solo dan Favehotel Solo Baru, diharapkan mampu membukukan okupansi alias tingkat hunian kamar di kisaran 60 persen pada tahun pertama beroperasi. General Manager Favehotel Adisucipto Solo dan Favehotel Solo Baru, Aris Retnowati, mengaku optimistis pihaknya mampu merealisasikan capaian tersebut, meski persaingan hotel di Kota Bengawan makin kompetitif.

“Favehotel masih tetap bisa fight dengan bertambahnya hotel, mengingat rata-rata jumlah kamar yang terisi mencapai 90 sampai seratus unit perhari,” tandasnya saat gelaran konferensi pers soft opening Favehotel Solo Baru, Rabu (20/6).

Favehotel sendiri diklaim sebagai brand hotel yang hadir dengan layanan terpilih. Selain menawarkan pilihan menginap dengan harga kompetitif, hotel ini juga merupakan hotel kontemporer bagi pelancong berbujet.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge