0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

750 Hektar Sawah di Klaten Terancam Kekeringan

Sebagian petani di Klaten sudah menyedot air dengan cara menyewa pompa air untuk irigasi (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Pada tahun 2012 ini, sekitar 750 hektare lahan sawah di empat kecamatan di Kabupaten Klaten terancam mengalami kekeringan. Untuk antisipasi gagal panen, petani terpaksa membeli air untuk irigasi.

“Ancaman kekeringan itu terjadi di daerah penghasil utama beras. Seperti di Kecamatan Delanggu, Wonosari, Kalikotes dan Juwiring,” ujar Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Delanggu, Atok Susanto kepada wartawan, Rabu (20/6).

Atok menjelaskan, meski beberapa kali sempat hujan, namun pasokan air di empat wilayah itu masih minim. Bahkan, sebagian desa sudah tidak ada lagi pasokan air irigasi.

“Saat ini sebagian petani sudah menyedot air dengan cara menyewa pompa air (diesel) untuk irigasi. Upaya ini untuk menyelamatkan tanaman,” ujarnya.

Atok menambahkan, petani menyedot air dengan menggunakan diesel yang disewa Rp10.000 per jam. Untuk mengairi sawah satu petak dibutuhkan waktu enam jam.

“Kehidupan petani saat ini betul-betul sulit. Sebab, hasil panen terus merosot akibat serangan hama, selain diterjang banjir dan kekeringan,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge