0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polemik Pembangunan KIos

Pedagang Pasar Ampel Rame-rame Ngadu ke DPRD

Sejumlah pedagang Pasar Ampel mendatangi Gedung DPRD Boyolali, Rabu (20/6). (dok.timlo.net/byl)

Boyolali —  Puluhan pedagang Pasar Ampel, Boyolali dengan mengunakan dua buah bus mendatangi DPRD Boyolali. Mereka meminta Dewan untuk membantu menyelesaikan polemik pembangunan kios.  Pedagang juga  meminta DPRD  menghentikan sementara pembangunan kios tersebut.

Wakil Ketua DPRD Boyolali, Dwi Adi Nugroho yang menemui pedagang mengaku pihaknya tidak bisa memutuskan untuk menghentikan atau melanjutkan pembangunan kios di Pasar Ampel. Pasalnya, semua keputusan harus dibicarakan terlebih dahulu dengan anggota dewan lainnya.

“Kita tidak bisa memutuskan, kita hanya ditugasi untuk menampung aspirasi panjenengan (para pedagang) semua,” ungkap Dwi Adi yang didampingidua anggota Dewan, Suwardi dan Purnomo, Rabu (20/6) di Ruang Paripurna.

Akhirnya, dicapailah keputusan untuk mempertemukan antara pedagang yang memprotes, pedagang yang membeli kios dan Disperindagsar yang akan difasilitasi oleh Komisi II DPRD. ”Kita nanti akan panggil pihak-pihak terkait untuk duduk satu meja dan menyelesaikan konflik ini,” ungkap Suwardi, anggota Dewan.

Selain menyampaikan aspirasi mereka terkait dengan pembangunan kios di Pasar Ampel, pedagang juga mengungkapkan keresahan mereka akan kehadiran Satpol PP yang berjaga di lokasi pembangunan. ”Apa maksudnya ada Satpol PP di sana, apa mau bikin kita takut, kita resah dengan kehadiran Satpol PP, masak pembangunan empat kios dijaga Satpol PP sedangkan dulu pembangunan Pasar Ampel saja tidak dijaga,” ungkap Munawar, perwakilan pedagang. (byl)



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge