0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Quatly Abdul Kadir: Tak Jadi Masalah

DPRD Solo Terima Raperda “Copy Paste”

Quatly Abdulkadir Alkatiri, Ketua Fraksi PKS DPRD Solo (Dok.Timlo.net/daryono)

Solo — Meskipun dinilai copy paste, DPRD Kota Surakarta akhirnya menerima naskah akademik dan juga draf Raperda Penanaman Modal dalam Rapat Paripurna yang digelar Rabu (20/6), di Graha Paripurna DPRD. Dalam rapat tersebut disampaikan jawaban Walikota atas pemandangan Fraksi yang diwakili Asisten Administrasi Pemkot Surakarta, Joko Pangarso.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Surakarta, Umar Hasyim, mengatakan meskipun diterima, pembahasan Raperda Penanaman Modal dibahas melalui Panitia Khusus (Pansus) DPRD. Menurutnya, jika naskah akademik tersebut ditolak dan dikembalikan kepada Pemkot maka akan memakan waktu sampai tahun depan. “Jika tahun depan waktunya cukup lama, maka kita disepakati melalui Pansus,” ujar Umar saat ditemui selepas Rapat Paripurna.

Sementara Ketua Pansus Raperda Penanaman Modal, Quatly Abdul Kadir Alkatiri, mengungkapkan, melalui pembahasan di Pansus, draf Raperda Penanaman Modal akan dikaji, dicermati dan ditelaah secara mendalam. Dengan adanya dugaan copy paste pun tidak menjadi masalah.

Sangat mungkin draf Raperda tersebut dirombak. Perombakan drat Raperda itu sesuatu hal yang biasa dalam pembahasan Pansus. Perombakan draft Raperda bisa mencapai 50 persen, bahkan pernah Raperda RTRW kita rombak 80 persen,” ujarnya.

Quatly menambahkan, pembahasan Raperda Penanaman Modal disesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi di Solo. Jika di daerah lain memang lebih baik maka juga tidak menutup kemungkinan Raperda mengadopsi aturan tersebut dengan catatan sesuai dengan Kota Solo. “Akan kita lihat daerah yang sudah berjalan investasi dan Perda Penanaman Modalnya,” tambah Quatly.

 

Selain itu, Raperda tersebut juga untuk mengantisipasi dampak investasi. ” Pertumbuhan ekonomi melalui investasi tidak merusak lingkungan,” pungkas Quatly.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge