0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perbaikan Cekdam Garotan Nunggu Kemarau

Warga menunjukkan belokan aliran sungai di samping tanggul Cekdam Garotan Desa Sempukerep Sidoharjo Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Pemkab Wonogiri melalui Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (PESDM) baru akan mulai memperbaiki Cekdam Garotan di Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo pada bulan Juli mendatang. Alasannya menunggu musim kemarau demi memperoleh batas volume sungai yang aman untuk keperluan pelaksanaan proyek.

Ditemui di kantornya, Rabu (20/6), Kepala PESDM Wonogiri, Arso Utoro melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengairan, Ngadino mengungkapkan SPMK (Surat Perintah Memulai Kerja) akan diberikan ke pihak rekanan pemenang lelang sekitar awal bulan Juli. Praktis proyek perbaikan bakal berlangsung sesudahnya.

“Mungkin minggu kedua bulan Juli perbaikan sudah dilaksanakan, itu sekitar satu minggu setelah SPMK kita berikan ke pemenang lelang,“ ujar Ngadino

Diakui, perbaikan Cekdam Garotan sangat riskan jika dilaksanakan saat musim hujan kemarin atau ketika debit air sungai tengah tinggi. Maka diambil langkah menunggu datangnya kemarau saat volume air berkurang. “Sebab cekdam Garotan lokasinya tepat di aliran sungai, “ terangnya.

Ditambahkan, untuk perbaikan cekdam yang rusak tersebut diperlukan pagu anggaran Rp 250 juta. Pasalnya berdasarkan pemetaan di lapangan, pondasi cekdam mesti mengalami perubahan hingga membutuhkan dana besar.

Sekedar mengingatkan Cekdam Garotan mengairi sekitar 25 hektar lahan persawahan di Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo. Cekdam rusak pada sisi tanggulnya akibat arus sungai yang terlalu besar dan membuat aliran sungai tidak mengalir pada lajur irigasi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge