0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan: Sekolah Bisa Mencoret Penerima BPMKS

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Teguh Prakosa (dok.timlo.net/Niza)

Solo —  Dugaan masih adanya ketidakvalidan data penerima Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) mengundang perhatian Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Politisi PDIP ini meminta masyarakat berperilaku  jujur dengan menyadari untuk tidak meminta BPMKS jika merasa mampu.

Masyarakat, tambah Teguh, seharusnya menyadari  jika memang merasa sebagai keluarga mampu untuk tidak meminta BPMKS. Menurutnya, kondisi mampu dan tidak suatu keluarga, bisa saja dinamis dan naik turun.

“Mungkin saja di tahun ini memang tidak mampu, seiring waktu berjalan ekonominya meningkat. Jika merasa sudah mampu ya sebaiknya menyadari dengan tidak meminta BPMKS meskipun memegang kartu BPMKS,” ujar Teguh saat ditemui Timlo.net, Selasa (19/6) di Gedung Dewan.

Selain dari perilaku masyarakat, Teguh juga meminta adanya evaluasi data BPMKS tiap tahun. Hal ini menurutnya, berkaitan dengan kondisi penerima BPMKS yang bisa saja bersifat dinamis. “Evaluasi data SK Walikota penerima BPMKS harus dilakukan tiap tahun, sehingga masalah data ini benar-benar clear,” tegasnya.

Dengan adanya evaluasi tiap tahun akan diketahui kondisi penerima BPMKS sesungguhnya. Jika nantinya ditemukan  data yang tidak berhak menerima, maka sekolah dapat melakukan revisi data tersebut. “Sekolah bisa mencoret penerima BPMKS yang kenyataannya di lapangan tidak sesuai kriteria. Hasil revisi tersebut  kemudian dilaporkan kepada Pemkot,” pungkasnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge