0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terus Didemo, Akhirnya SIEM Dipindah

Taman Balekambang (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo – Mendapatkan kecaman dari berbagai pihak belakangan ini, pelaksanaan Solo Internasional Ethnic and Contemporary Music (SIEM) 2012 akhirnya dipindah. Sedianya, event bertaraf internasional yang diselenggarakan pada 4-8 Juli tersebut bertempat di Taman Balekambang.

Namun karena desakan dari berbagai kalangan, Walikota Solo Joko Widodo akhirnya memilih untuk mencari tempat lain. Keputusan itu diambil Jokowi, sapaan Walikota, setelah menggelar audensi dengan pihak-pihak terkait, seperti kalangan seniman, pecinta lingkungan dan sejumlah pihak lainnya.

Keputusan pemindahan lokasi penyelenggaraan SIEM dari Taman Balekambang berdampak langsung pada panitia penyelenggara. Pemindahan event berskala internasional yang tinggal dua pekan digelar itu membuat panitia kalang kabut.

Ketua Penyelenggara SIEM 2012, Putut H Pramono menyayangkan pemindahan lokasi penyelenggaraan yang waktunya terlalu mepet. “Terus terang sangat memberatkan, karena konsepnya sudah dirancang sangat lama,” katanya kepada wartawan, Selasa (19/6).

Ia menerangkan, semua konsep dan publikasi telah direncanakan sejak lama. Panitia penyelenggara terlanjur mempublikasikan kepada masyarakat luas bahwa event tersebut dilaksanakan di Balekambang. “Padahal semua sudah sepakat saat itu,” tambahnya.

Sementara, Jokowi, sapaan Walikota berpendapat, adanya aksi penolakan pelaksanaan event di Balekambang lebih disebabkan karena kurangnya komunikasi antara panitia dengan beberapa stakeholder yang ada di Balekambang.

Di satu sisi, Jokowi menginginkan adanya masukan dari masyarakat kemana pelaksanaan SIEM akan dipindah. “Beberapa lokasi alternatif akan disurvei,” tuturnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge