0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DP Naik, Peminat Kendaraan Bermotor Tetap Tinggi

Display produk di sebuah dealer sepeda motor yang meski mengalami kenaikan minimal DP tetap saja diburu konsumen (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri – Per tanggal 15 Juni kemarin, jumlah DP (Down Payment) alias uang muka bagi pembelian kredit kendaraan bermotor mengalami kenaikan. Meski begitu dirasa peminat kendaraan bermotor khususnya roda 2 masih terbilang tinggi.

Meski telah berjalan selama 4 hari, dampak adanya peraturan terkait jumlah minimal DP belum begitu dirasa. Bahkan peminat kepemilikan kredit sepeda motor terhitung besar.

Ida, Sales Office PT Solindo Motor Kawasaki Cabang Wonogiri, Selasa (19/6) menjelaskan, sejak diberlakukannya regulasi pembatasan minimal uang muka nyatanya masih banyak masyarakat yang meminati sepeda motor.

“Sepertinya masyarakat sudah paham akan kebijakan pemerintah, dan setiap hari pasti ada yang datang pengin membeli motor, jumlah yang datang sama seperti saat belum ada kenaikan DP,” ujarnya.

Dicontohkan, untuk tipe motor bebek seharga Rp 16.000.000, pihak leasing mematok DP minimal Rp 4 juta dari semula sebesar Rp 2,5 juta. “Konsumen rata-rata tidak terlalu mengeluh dengan adanya peraturan baru itu,“ terang Ida.

Senada, Sales Store dealer resmi motor Suzuki, PT Sumber Baru Jaya Gemilang Cabang Plintheng Semar, Wonogiri, Yuni mengaku antusiasme masyarakat dalam hal kepemilikan motor secara kredit tergolong besar. “Yang banyak diminati yang tipe bebek underbone 150 cc, biar uang muka naik yang mau beli tetap ada,“ jelasnya.

Sebagaimana diketahui regulasi jumlah DP minimal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 43 Tahun 2012 yang diikuti dikeluarkannya Surat Edaran Bank Indonesia (SE BI) Nomor 14/10/DPNP. DP minimal kendaraan roda dua adalah 25 persen dari nilai jual, sedangkan roda 4 sejumlah 20 persen bagi yang produktif dan 30 % non produktif.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge